Pemkot Segera Menggelar Vaksinasi Massal di Dome Balikpapan

Vaksinasi massal pertama, dengan sasaran tokoh masyarakat dan tenaga kesehatan, yang digelar di halaman Balai Kota Balikpapan beberapa waktu lalu – foto Dok Ant

BALIKPAPAN – Satuan Tugas  COVID-19 Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim), segera menggelar vaksinasi massal di Dome Balikpapan, mulai akhir pekan ini.

Gedung Dome adalah gedung yang sesuai namanya, berbentuk kubah dan dirancang memang untuk penyelenggaraan berbagai acara yang mengundang banyak massa di Balikpapan. Daya tampungnya tidak kurang dari 10 ribu pengunjung. “Targetnya minimal 500 orang per hari,” kata Ketua Satgas yang juga Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi, Kamis (25/2/2021).

Balikpapan, mendapat jatah 9 ribu dosis vaksin, untuk penyuntikan vaksin tahap kedua. Dengan target paling sedikit 500 orang per-hari di Dome, dan selebihnya dilalyani di klinik, puskesmas, dan rumah sakit, yang seluruhnya berjumlah 51 unit. Wali Kota Rizal menyebut, jatah 9 ribu dosis bisa dihabiskan dalam waktu seminggu.

“Kami juga menyiapkan 296 vaksinator yang sudah siap bertugas untuk menyuntikan vaksin. Mereka juga sudah berpengalaman karena sudah terlibat sejak vaksinasi tahap pertama Januari lalu,” tambah Rizal.

Kali ini, yang akan divaksin adalah mereka yang berada di lapangan menjadi pelayan masyarakat, seperti Aparatur Sipil Negara (ASN) terutama yang langsung bertemu masyarakat seperti staf kelurahan, staf kantor catatan sipil, anggota TNI-Polri, anggota DPRD, staf perbankan, termasuk para pedagang pasar, bahkan atlet dan jurnalis.

Para pedagang Pasar Pandansari dan Pasar Klandasan, akan mendapat giliran pertama di tahap kedua ini. Untuk mereka, petugas akan datang ke pasar. Sementara itu, data Satgas COVID-19 Balikpapan pada Rabu (24/2/2021), ada penambahan 114 kasus positif baru. Tetapi juga ada 141 pasien sembuh.

“Yang sembuh dari yang menjalani perawatan dan isolasi di Asrama Haji Batakan 1 pasien, RS Pertamina Balikpapan 6 pasien, RS Tentara dr Hardjanto 5 pasien, RS Siloam 9 pasien, dan yang menjalani isolasi mandiri 120 pasien,” papar Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Balikpapan, dr Andi Sri Juliarty.

Kadinkes menambahkan, juga ada lima kasus kematian, dari yang positif COVID-19, yaitu dari pasien perempuan 55 tahun, laki-laki 52 tahun, perempuan 58 tahun, laki-laki 59 tahun, dan perempuan 64 tahun. Secara keseluruhan, saat ini di Balikpapan ada 1.467 kasus positif, di mana 384 masih menjalani perawatan di rumah sakit dan 1.083 menjalani isolasi mandiri.

Mereka yang menjalani isolasi mandiri, saat ini juga diawasi Satgas COVID-19 di tingkat RT, yang menjalankan Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Skala Mikro.  (Ant)

Lihat juga...