Pesantren Ekosistem Potensial bagi UMKM

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

JAKARTA – Direktur Pengembangan Ekonomi Syariah dan Industri Halal, Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Afdhal Aliasar, mengatakan, pesantren adalah ekosistem yang sangat potensial bagi pertumbuhan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) industri halal. Pesantren dapat menjaga standar kehalalan produk-produk yang diproduksinya.

Maka dari itu, Afdhal berharap, pesantren selain sebagai sentral pendidikan juga menjadi sentral ekonomi kerakyatan.

Sehingga menurutnya, kegiatan ekonomi yang ada di pesantren mulai dari pertanian, peternakan, perkebunan dan produk olahan harus didukung pengembangannya.

Dalam mewujudkan ekonomi kerakyatan, KNEKS memprioritaskan perhatian kepada Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang ada di pesantren.

“Di pesantren ada kegiatan ekonomi UMKM yang bersifat komunitas. Maka dari itu, kami berkomitmen untuk meningkatkan UMKM pesantren. Unit-unit bisnis yang dikelola oleh para santri akan jadi program prioritas KNEKS,” ujar Afdhal, kepada Cendana News saat dihubungi, Selasa (9/2/2021).

Sehingga menurutnya, kegiatan untuk mendorong tumbuhnya ekonomi pesantren harus dikawal dengan pembinaan. Karena terkait dengan ekonomi ini, pesantren masih belajar, berbeda dengan pelaku industri.

KNEKS mendorong ekonomi pesantren bertumbuh. Caranya kata Afdhal, produksi UMKM harus dibina dan diarahkan dalam berbagai program.

Sepertinya halnya, para santri diberikan arahan cara menciptakan produk usaha yang baik dan memproduksi produk dalam skala besar.

“Diharapkan ke depan, setelah mereka lulus sekolah di pesantren, bisa jadi pengusaha,” tukasnya.

Apalagi ketika di pesantren itu jaringan bisnisnya sudah terbentuk. Tentu menurutnya, ini dapat memanfaatkan pesantren sebagai pusat penyaluran dari produk-produk UMKM para santri.

Untuk membangun UMKM di pesantren menurutnya, diperlukan inovasi yang beradaptasi dan berkolaborasi dengan berbagai mitra di tengah kondisi pandemi Covid-19 ini.

Maka dari itu, KNEKS sebagai mitra berupaya untuk bergerak lebih cepat dalam pengembangan fungsi UMKM di pesantren. Yakni dengan memberikan pembinaan, pengetahuan, fasilitas dan pembiayaan.

Dalam hal pembiayaan, KNEKS telah menggandeng serikat ekonomi pesantren, di antaranya Baitul Maal wa Tanwil (BMT), Bank Wakaf Mikro dan koperasi pesantren.

“Pengembangan UMKM di pesantren tidak bisa tumbuh sendiri, harus ada sinergi dengan mitra yang memberikan dampak terhadap kemajuan dan kemandirian ekonomi di sekitar pesantren,” pungkasnya.

Lihat juga...