Petani Purbalingga Kembangkan Kopi Arabika dari Sumatera Utara

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

PURBALINGGA – Para petani di Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga mulai melakukan budi daya kopi arabika. Jenis yang dipilih adalah kopi Arabika Sigarar Utang yang berasal dari Sumatera Utara.

Petugas Penyuluh Lapangan (PPL), Priyanti SPt mengatakan, ada tiga desa yang melakukan budi daya kopi Arabika Sigarar Utang di Kecamatan Karangreja, yaitu Desa Siwarak, Gondang dan Serang.

PPL Priyanti SPt (kiri) dijumpai di Desa Siwarak, Kecamatan Karengreja, Kabupaten Purbalingga, Senin (8/2/2021). Foto: Hermiana E. Effendi

Sebagai tahap pertama, didatangkan bibik kopi sebanyak 5.000 batang pohon. “Budi daya kopi Arabika Sigarar Utang ini pada tiap desa ditangani oleh kelompok tani, di Desa Siwarak oleh kelompok tani Sri Rejeki, di Desa Gondang kelompok tani Bawono Lestari dan di Desa Serang, kelompok tani Karya Raharja Mukti,” jelasnya, Senin (8/2/2021).

Menurut Priyanti, masing-masing kelompok tani mendapatkan bibit 1.500 batang pohon dan khusus untuk kelompok tani Karya Raharja Mukti mendapatkan 2.000 batang pohon.

Pembagian benih dipantau langsung oleh PPL masing-masing desa. Lebih lanjut Priyanti menjelaskan, bibit yang dibagikan berusia kurang lebih 1 tahun dan tinggi pohon sudah lebih dari 15 centimeter.

Untuk daun sudah tumbuk rata-rata empat pasang dan sudah mengembang penuh, sehingga kondisi tanaman sudah kuat dan siap tanam.

“Bibit kopi ini sudah ditanam dalam polybag, jadi petani tinggal memindahkan untuk ditanam di lahan dan kondisi tanaman juga sudah cukup umur, sehingga sudah kuat jika dipindahkan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian (Dinpertan) Kabupaten Purbalingga, Mukodam mengatakan, kopi Sigarar Utang merupakan salah satu jenis kopi arabika yang sudah ditetapkan oleh menteri pertanian sebagai varietas unggulan. Sehingga pihaknya berinisiatif untuk mengembangkan di Purbalingga.

“Kementerian Pertanian melalui Surat Keputusan Menteri Pertanian Nomor: 205/Kpts/SR.120/4/2005, menyebutkan, kopi Arabika Sigarar Utang sudah dinyatakan sebagai varietas unggul dan sudah dilakukan pelepasan varietas kopi tersebut,” terangnya.

Mukodam menjelaskan, Kopi Sigarar Utang berasal dari Kabupaten Simalungun, Sumatra Utara. Produktivitas tanaman Kopi Sigarar Utang yang ditanam pada ketinggian 1.000-2.300 mdpl ini termasuk tinggi karena dengan luas lahan lebih dari satu hektare dalam sekali panen mampu menghasilkan 5 hingga 6 ton biji kopi arabika varietas Sigarar Utang.

Karenanya, Dinpertan Kabupaten Purbalingga memilih kopi varietas unggul yang sudah bersertifikat tersebut untuk dibudidayakan.

“Ini kopi jenis unggul dan sudah bersertifikat, artinya secara kualitas sudah teruji dan terbukti serta  produktivitasnya juga tinggi. Sehingga kita ingin para petani di Kabupaten Purbalingga juga bisa menanam kopi tersebut, untuk memperkaya jenis kopi serta meningkatkan kesejahteraan para petani,” ucapnya.

Lihat juga...