PGRI Flotim Luncurkan ‘Mobile Aplikasi PGRI’

Editor: Makmun Hidayat

LARANTUKA — Persatuan Guru Republik Indonesia (PGR) Kabupaten Flores Timur (Flotim), Nusa Tenggara Timur (NTT) meluncurkan Mobile Aplikasi PGRI. Keberadaan organisasi di tengah perkembangan digitalisasi, mau tidak mau iramanya harus diseimbangkan dengan kecepatan dunia digital tersebut.

“Jika lambat mengakses informasi atau menyediakan layanan informasi, perkembangan organisasi menjadi stagnan. Makanya kami luncurkan Mobile Aplikasi PGRI,” kata Alfius Sabon, Sekretaris Bidang Informasi dan komunikasi PGRI Flores Timur, saat dihubungi Cendana News, Jumat (19/2/2021).

Alfius mengatakan, PGRI Flotim menyadari akan hal ini dan berupaya untuk mencari jalan keluar terbaik. Ia mengatakan, hal ini dilakukan dalam upaya mempermudah dan mempercepat layanan kepada guru dalam urusan apa pun yang berhubungan dengan guru dan pendidikan.

Lanjutnya, peluncuran Mobile Aplikasi PGRI adalah bagian dari tindak lanjut peluncuran program Sensus Guru Flotim 2021 yang telah diluncurkan Ketua PGRI Flores Timur di Balaweling, Witihama pada 13 Februari 2021 lalu.

“Setelah peluncuran Sensus Guru Flores Timur, ada beberapa tahapan teknis yang diperbaharui demi efektivitas dan kelancaran sensus,” sebutnya.

Alfius menjelaskan, Mobile Aplikasi PGRI Flotim dirancang bersama Tim Informasi Teknologi PGRI, Yan Surachman, Guru IPA di SMPN 1 Lewolema.

Dia mengatakan, dalam mobile aplikasi ini memuat beberapa fitur di antaranya sensus guru, pendaftaran anggota PGRI dan mencetak E-kartu anggota.

“Selain itu, informasi kegiatan dan sertifikat kegiatan dapat dilihat dan di-download secara langsung melalui aplikasi ini,” kata Alfius.

Ketua PGRI Flores Timur, Maksimus Masan Kian menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada tim Informasi Komunikasi PGRI Flotim yang memberikan layanan informasi kepada guru-guru secara cepat dan tepat.

Ketua PGRI Kabupaten Flores Timur,Maksimus Masan Kian saat ditemui di sekertariat PGRI di Kota Larantuka, Sabtu (13/2/2021). -Foto: Ebed de Rosary

Maksi sapaannya menyebutkan, PGRI memiliki tim Informasi Teknologi (IT) yang dan jaringan Sumber Daya Manusia (SDM) yang andal dalam dunia digital ini untuk mempermudah layanan kepada guru.

“Contohnya, para guru mengikuti kegiatan dan disiapkan sertifikat hari itu juga. Sertifikat bisa langsung diperoleh. Peserta akan secara langsung mengisi biodata, dan sertifikat otomatis terkirim ke email masing-masing,” ucapnya.

Maksi mengatakan, PGRI Flores Timur,, saat ini juga telah merekam data secara online tentang jumlah guru, sebaran, dan persoalan yang mereka hadapi.

Ia menyebutkan, dengan mengetahui data guru, dapat menjadi referensi dan bahan perjuangan yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata Maksi.

Mantan Ketua Agupena Cabang Flores Timur ini, mengajak guru se-Kabupaten Flores Timur, untuk men-download  dan memanfaatkan Mobile Aplikasi PGRI Flores Timur.

“Kita sedang berada di masa pandemi Covid-19. Waktu untuk berkumpul selalu dibatasi. Media digital menjadi solusi memenuhi kebutuhan informasi dan layanan lainnya, tanpa harus bertemu,” ungkapnya.

Maksi menegaskan, digital mampu menghemat waktu, tenaga, bahkan materi, tanpa menurunkan kualitas layanan.

“Kami mengharapkan, nantinya aplikasi PGRI Flotim ini, bermanfaat dalam banyak urusan terkait informasi dan kegiatan seputar dunia pendidikan baik secara nasional maupun di tingkat daerah,” harapnya.

Lihat juga...