Selasa Presiden Jokowi Dijadwalkan Meresmikan Bendungan Napun Gete Ilimedo

Editor: Mahadeva

MAUMERE – Pembangunan Bendungan Napun Gete di Desa Ilimedo, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT). Pembangunan bendungan telah berlangsung sejak 2016 lalu, dan saat ini telah selesai.

Proses pembangunan sudah memasuki tahap penggenangan air. Presiden Joko Widodo, dijadwalkan meresmikan penggunaannya pada Selasa (16/2/2021), bersama sejumlah pejabat dari pemerintah pusat. “Presiden Joko Widodo dijadwalkan akan meresmikan Bendungan Napun Gete Selasa (16/2/2021) nanti, setelah kunjungan di Sumba Tengah,” kata Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Sikka, NTT, Very Awales, Sabtu (13/2/2021).

Very menyebut, jadwal kunjungan presiden sudah dipastikan Selasa (16/2/2021). Saat ini masih membahas rund down acara kunjungan tersebut, meski jadwalnya masih berubah-ubah. Selain meresmikan Bendungan Napun Gete, Presiden Jokowi akan melakukan penanaman pohon di lokasi waduk tersebut. “Sebelumnya direncanakan, presiden akan meresmikan Bendungan Napun Gete di 2 Februari lalu, namun ditunda dan dipastikan akan terlaksana Selasa (16/2/2021) nanti,” jelasnya.

Dandim 1603/Sikka, Letkol Inf. Zulnalendra Utama, saat ditemui di Makodim 1603/Sikka, Senin (8/2/2021) – Foto : Ebed de Rosary

Dandim 1603/Sikka, Letkol Inf. Zulnalendra Utama menjelaskan, untuk pengamanan kunjungan Presiden Jokowi ke Kabupaten Sikka, dikerahkan 1.000 personel pengamanan. Selain aparat TNI AL dari Lanal Maumere dan Kodim 1603/Sikka, serta Polres Sikka ada anggota Brimob Maumere, dan ada penambahan personil BKO dari Kupang dan Ende. “Para personel pengamanan dari luar daerah, nantinya akan ditempatkan di SMPN1 Maumere dan SDN Contoh Maumere. Nanti para personel akan disebar di beberapa titik, sejak dari Bandara Frans Seda Maumere, hingga ke lokasi Bendungan Napun Gete,” jelasnya.

Dari pantauan Cendana News, kedua lokasi sekolah yaitu SMN1 Maumere dan SDN Contoh Maumere, sejak Jumat (12/2/2021) sudah mulai dibersihkan dan mulai dijaga aparat TNI AD Kodim 1603/Sikka. Areal jalan menuju Bendungan Napun Gete sejak dari pertigaan di Nanghale hingga ke lokasi waduk di Desa Ilimedo mulai diperbaiki. Termasuk persiapan lokasi peresmian di areal bendungan.

Data dari Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II, Bendungan Napun Gete memiliki kapasitas tampung 11,22 juta meter kubik, dengan luas genangan 99,78 hektare. Keistimewaan Bendungan Napun Gete adalah, base flow-nya lebih bagus daripada Rotiklot di Kabupaten Belu, dengan kapasitas tampung 3,3 juta meter kubik.

Termasuk dengan bendungan Raknamo di Kabupaten Kupang, yang memiliki kapasitas 13 juta meter kubik. Selain untuk irigasi seluas 300 hektare, bendungan multifungsi ini juga berguna sebagai penyedia air baku di Kabupaten Sikka dengan kapasitas 214 liter per-detik. Juga menjadi pengendali banjir dengan kemampuan daya tamping 219 meter kubik per-detik, dan memiliki potensi pembangkit tenaga listrik 0,71 megawatt, serta lahan konservasi dan pariwisata.

 

Lihat juga...