Program DCML Damandiri jadi Embrio Pariwisata Desa Samiran

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BOYOLALI – Didirikan Presiden Kedua RI, HM Soeharto, sejak tahun 1996, Yayasan Damandiri selama ini diakui memiliki andil dan kontribusi besar membantu pemerintah dalam memberdayakan serta memajukan perekonomian warga desa di berbagai daerah dan juga mengentaskan kemiskinan.

Selama 3 tahun terakhir, melalui program Desa Cerdas Mandiri Lestari (DCML), Yayasan Damandiri bahkan telah terbukti mampu mengubah kondisi masyarakat desa yang sebelumnya miskin menjadi lebih mandiri dan sejahtera. Salah satunya adalah di Desa Samiran, Selo, Boyolali, Jawa Tengah.

Dengan berbagai program yang dijalankan, Yayasan Damandiri melalui Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera Samiran, mampu memaksimalkan potensi wisata yang ada di kawasan lereng Gunung Merapi dan Merbabu ini sebagai solusi mengatasi persoalan kemiskinan dan ekonomi yang ada di desa.

Kepala Desa Samiran, Herman bahkan menyebut, program pemberdayaan yang dijalankan Yayasan Damandiri sejak tahun 2017 lalu, telah menjadi cikal bakal atau embrio pengembangan sektor industri pariwisata di kawasan desa wisata Selo, Boyolali, Jawa Tengah yang berkembang pesat sampai saat ini.

“Mau tidak mau harus diakui, program Desa Cerdas Mandiri Lestari yang dijalankan Yayasan Damandiri, merupakan embrio pariwisata di Desa Samiran,” ujarnya kepada Cendana News, Selasa (16/2/2021).

Karena itulah, Herman, selaku pemimpin tertinggi pemerintahan di tingkat desa, berharap agar Yayasan Damandiri bisa terus melakukan upaya pemberdayaan secara berkelanjutan di masa yang akan datang. Yakni dengan tetap bersinergi dengan pihak pemerintah desa, sehingga mampu memberikan manfaat secara lebih maksimal pada masyarakat.

“Kita berharap ke depan bisa lebih saling bersinergi lagi dengan Pemerintah Desa. Karena di desa juga banyak program di sektor pariwisata. Dengan sinkronisasi dan komunikasi yang lebih baik, tentu akan bisa semakin memajukan Desa Samiran ini,” katanya.

Tak hanya berkolaborasi dengan pihak pemerintah desa, program pemberdayaan yang dijalankan Yayasan Damandiri, ke depan juga diharapkan bisa disinkronkan dengan unsur masyarakat lainnya yang juga bergerak di sektor pariwisata. Dalam hal ini adalah kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Desa Samiran.

“Selain oleh Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera, pengembangan sektor pariwisata di Desa Wisata Samiran selama ini juga dilakukan Pokdarwis Dewi Sambi. Namun memang masih berjalan sendiri-sendiri. Sehingga memang perlu sinkronisasi. Agar jangan sampai terjadi persaingan. Kalau perlu malah disatukan dalam satu manajemen,” pungkasnya.

Lihat juga...