PSM Disanksi FIFA, Tak Bisa Daftarkan Pemain Selama Tiga Periode

Penyerang PSM, Giancarlo Rodrigues (tengah), bersama pelatih PSM, Bojan Hodak, memberikan keterangan dalam konferensi pers usai laga kontra Lalenok United di leg kedua kualifikasi Piala AFC 2020 di Stadion Pakansari, Cibinong, Jawa Barat, Rabu (29/1/2020) – Foto Dok Ant

JAKARTA – Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA), menjatuhkan sanksi kepada PSM Makassar, tidak bisa mendaftarkan pemain selama maksimal tiga periode, baik tingkat nasional maupun internasional.

Sanksi diberikan kepada klub Liga 1 Indonesia tersebut, menyusul sengketa gaji dengan eks pemainnya, Giancarlo Rodrigues. Hukuman tersebut ditegaskan oleh operator kompetisi PT Liga Indonesia Baru (LIB), dalam surat bernomor 024/LIB-KOM/II/2021 perihal Penegasan Implementasi Putusan FIFA terhadap Klub PSM Makassar bertanggal 15 Februari 2021. “Surat itu sesuai petunjuk dari PSSI, dan kami langsung follow up,” ujar Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita, di Jakarta, Senin (15/2/2021).

Dalam surat tersebut, berdasarkan keputusan Komite Disiplin FIFA Ref. nr. FDD-7297, Dispute Resolution Chamber FIFA bernomor Ref. nr. 20-01217, dan surat PSSI bernomor 2053/UDN/836/I-2021, LIB menegaskan tiga hal terkait sanksi yang diterima PSM.

Adapun hukuman itu adalah, FIFA memutuskan menghukum klub PSM Makassar berupa larangan pendaftaran pemain baik pada tingkat nasional maupun internasional, paling lama selama tiga periode pendaftaran. Atau sampai kewajiban klub dapat diselesaikan.

Kedua, didasarkan pada surat PSSI, LIB akan melakukan proses pemblokiran sistem pendaftaran kepada klub PSM Makassar, sampai kewajiban klub dipenuhi. Terakhir, LIB menyampaikan tembusan surat keputusannya kepada seluruh klub peserta Liga 1 dan Liga 2 2020, perihal implementasi larangan melakukan pendaftaran pemain tingkat nasional maupun internasional kepada PSM Makassar tersebut. LIB dan PSSI menginginkan, agar Liga 1 dan Liga 2 Indonesia musim 2021 dapat bergulir setelah Lebaran, setidaknya dimulai Mei atau Juni 2021.

Jika kompetisi berjalan sesuai rencana, dan PSM belum menunaikan kewajibannya untuk menyelesaikan tunggakan gaji Giancarlo Rodrigues, maka klub Juku Eja tidak dapat mendaftarkan satu pun pemain berkewarganegaraan Indonesia atau luar negeri.

Itu artinya, mereka terancam tidak dapat terlibat dalam Liga 1 Indonesia musim 2021. Tentang Giancarlo Rodrigues, melalui akun media sosialnya, pesepak bola asal Brazil itu sempat mengeluhkan soal hak-haknya yang belum dilunasi oleh PSM. Pria berusia 31 tahun itu angkat kaki dari PSM pada akhir 2020 lalu. Saat ini, Rodrigues merumput untuk klub Sheikh Russel di Liga Bangladesh. (Ant)

Lihat juga...