Razia Prokes, Satpol PP Kota Bekasi Mulai Sasar Warga Nongkrong 

Editor: Makmun Hidayat

BEKASI — Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat,  memaksimalkan penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di wilayahnya. Mulai gencar melakukan razia malam dengan menyasar warga yang nongkrong di luar rumah 

Untuk itu diimbau bagi warga Kota bekasi, tidak nongkrong atau berada di luar rumah pada  malam hari demi menekan laju penyebaran Covid-19. Warga diminta tetap berada di dalam rumah.

“Kami ingatkan  bagi warga yang masih banyak berkerumun nongkrong di malam hari di berbagai lokasi wilayah Kota Bekasi untuk bisa di rumah saja apabila tidak ada keperluan mendesak.  Jika terdapati (nongkrong-red )maka akan ditindak,” ungkap Kasatpol  PP Pemkot Bekasi, Abi Hurairah, minta kesadaran masyarakat, Jumat (5/1/2021).

Kasatpol PP Abi Hurairah saat dikonfirmasi Cendana News mengakui banyak tempat hiburan seperti kafe, membandel buka melebih jam yang telah ditentukan, Jumat (5/2/2021). -Foto: M. Amin

Diketahui kasus Covid-19 terus meningkat dan kondisinya semakin mengkhawatirkan. Karena itu, tegasnya, Satpol PP bakal melakukan razia dalam rangka menegakkan protokol kesehatan.

“Jika masih ditemukan masyarakat yang masih nongkrong hingga menimbulkan kerumunan, maka tidak segan bakal langsung memberi sanksi sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Abi.

Dikatakan selama ini Satpol PP bersama gabungan Dishub, TNI-Polri, terus melakukan razia rutin setiap hari untuk memastikan seluruh warga menjalankan protokol kesehatan dengan serius. Bahkan banyak sasaran telah diberi peringatan meliputi tempat hiburan malam yang membandel dan lainnya.

Di tempat hiburan malam masih banyak ditemukan pengunjung tidak menggunakan masker ataupun menimbulkan kerumunan. Tahap awal pengusaha diberi teguran lisan, jika tetap membandel maka langsung disegel.  Bahkan razia juga menyasar pengendara baik kendaraan roda dua atau roda empat.

“Operasi rutin dilakukan untuk memberikan efek jera dan mengimbau masyarakat Kota Bekasi agar selalu mematuhi protokol kesehatan 3 M, guna menekan penyebaran Covid-19. Bagi para pelanggar yang melakukan pelanggaran kembali akan di kenakan sanksi denda administratif,” tandasnya.

Mantan Camat Jatisampurna tersebut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi dalam menanggulangi pandemi Covid-19  agar bisa memberikan edukasi kepada orang terdekat untuk selalu patuh terhadap protokol kesehatan.

“Ini demi keselamatan dan kesehatan diri sendiri maupun orang lain. Dengan cara bergotong royong kita putus rantai penyebaran Covid-19”ucapnya.

Diketahui aparat gabungan di wilayah Kota Bekasi terus menggencarkan razia disiplin protokol kesehatan di berbagai lokasi, meliputi terminal, pasar dan lainnya.  Dari sejumlah operasi yang dilakukan masih terdapat warga tidak mematuhi protokol kesehatan.

Penegakan operasi protokol kesehatan mengacu kepada ketentuan Peraturan Daerah Kota Bekasi Nomor 15 Tahun 2020 tentang Adaptasi Tatanan Hidup Baru (ATHB) Dalam Penanganan Wabah Covid-19.

Razia melibatkan Kejaksaan Negeri Kota Bekasi, TNI-Polri guna meningkatkan kesadaran masyarakat khususnya yang beraktivitas di pusat keramaian agar senantiasa memakai masker serta menaati protokol kesehatan lainnya.

Lihat juga...