Seluruh Objek Wisata di Semarang Dipastikan Tutup Sementara

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

SEMARANG – Seluruh objek wisata di Kota Semarang, dipastikan tutup sementara, terkait kebijakan Jateng di Rumah Saja, yang berlangsung Sabtu-Minggu (6-7/2/2021).

Tidak hanya objek wisata yang dikelola Dinas Pariwisata Kota Semarang, namun juga dinas lainnya, serta pihak swasta, juga ikut tutup.

“Seluruh agro wisata yang dikelola Dinas Pertanian (Dispertan) Kota Semarang, seperti Agro Purwosari, serta Agro Cepoko, seluruhnya ditutup sementara, dan baru dibuka kembali pada Senin (8/2/2021),” papar Kepala UPTD Kebun Bibit Dispertan Kota Semarang, Juli Kurniawan, saat dihubungi Minggu (7/2/2021).

Agro Purwosari Mijen, termasuk salah satu obyek wisata milik Pemkot Semarang yang ditutup sementara, terkait kebijakan Jateng di Rumah Saja, yang berlangsung Sabtu-Minggu (6-7/2/2021). Foto: Arixc Ardana

Penutupan tersebut berdasarkan surat edaran Gubernur Jateng No 443/0001933, perihal gerakan Jateng di Rumah Saja, yang berlangsung selama dua hari.

“Agro wisata yang kita kelola ini, menjadi salah satu alternatif wisata edukasi bagi masyarakat. Selain bisa wisata petik buah dan sayur, mereka juga bisa belajar tentang beragam budidaya pertanian, baik tanaman buah, sayur atau hal lainnya,” terangnya.

Dalam kesempatan terpisah, hal senada juga disampaikan Manajer Operasional Nirwana Stable Semarang. Objek wisata berkuda tersebut, juga menutup operasional mereka selama dua hari.

“Ini menjadi bentuk dukungan kita, terhadap upaya pemerintah untuk memutus penyebaran covid-19. Nirwana Stable akan beroperasi kembali seperti semula, mulai Senin (8/2/2021),” terangnya.

Objek wisata yang terletak di kawasan Purwosari Mijen Semarang tersebut, selama ini dikenal sebagai tujuan wisata, bagi masyarakat yang gemar berkuda. Selain wisata, tempat tersebut juga memberikan pelatihan bagi masyarakat, yang ingin belajar lebih jauh tentang cara berkuda.

Sementara, Kepala Dinas Pariwisata Kota Semarang, Indriyasari, juga memastikan bahwa seluruh objek wisata, baik yang dikelola pemerintah maupun swasta di Kota Semarang dipastikan tutup mulai Sabtu (6/2/2021) hingga Minggu (7/2/2021). Hal ini guna mendukung gerakan Jateng di Rumah Saja, selama dua hari.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Semarang, Indriyasari, saat dihubungi di Semarang, Minggu (7/2/2021). Foto: Arixc Ardana

“Sejauh ini, dari pantauan yang kita lakukan, seluruh tempat wisata di Kota Semarang, sudah mematuhi kebijakan tersebut. Tidak hanya obyek wisata, namun juga tempat wisata dan hiburan, termasuk karaoke dan spa,” ungkapnya.

Terkait pengawasan, pihaknya pun sudah berkoordinasi dengan Satpol PP Kota Semarang. Petugas Satpol PP akan berpatroli mengamankan Gerakan Jateng di Rumah Saja.

Disinggung apakah kebijakan tersebut akan dilakukan setiap akhir pekan, Indriyasari belum memastikan, karena keputusan berada di Walikota Semarang.

“Belum tahu apakah kebijakan ini akan diterapkan lagi, kita akan menunggu keputusan dari Walikota Semarang. Namun sebelumnya, para pengelola obyek atau tempat wisata, berharap kebijakan ini tidak dilakukan setiap akhir pekan. Namun kita akan melihat perkembangannya seperti apa di lapangan, sebab kebijakan ini juga menjadi upaya untuk memutus penyebaran covid-19,” pungkasnya.

Lihat juga...