Seorang Napi Rutan Maumere Positif Covid-19, Tujuh Diisolasi

Editor: Makmun Hidayat

MAUMERE — Seorang narapidana yang mendekam di Rumah Tahanan (Rutan) Maumere terpaksa menjalani isolasi di Ruang Isolasi RS TC Hillers Maumere, Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) setelah hasil pemeriksaan TCM dinyatakan positif Covid-19. Sementara tujuh lainnya jalani isolasi.

Narapidana tersebut dirujuk dari klinik Rutan Maumere tanggal 5 Februari dengan gejala batuk, flu dan demam dan memiliki riwayat penyakit sesak nafas atau asma sehingga dirawat.

“Kami lakukan pemeriksaan TCM tanggal 6 Februari dan tekonfirmasi positif. Napi tersebut sedang dirawat di Ruang Isolasi RS TC Hillers Maumere,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sikka, dr. Clara Yosephine Francis, MPH dalam rilis kepada media, Senin (8/2/2021).

dr. Clara Yosephine Francis,MPH saat ditemui di Puskesmas Wolomarang, Sabtu (6/2/2021). -Foto: Ebed de Rosary

Dokter Clara menambahkan, petugas Puskesmas Beru sudah melakukan penelusuran kontak erat dan ditemukan 9 orang yang kontak erat dengan narapidana tersebut.

Dia menyebutkan, sebanyak 9 orang tersebut pun sudah diambil swab untuk diperiksa lebih lanjut melalui metode TCM guna memastikan apakah mereka tertular ataukah tidak.

“Kontak erat sudah ditelusuri dan didapat 9 orang. Mereka sudah diambil sampel swab-nya untuk diperiksa di laboratorium TCM di RS TC Hillers Maumere,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala Rutan Maumere, Antonius Semuki menjelaskan, setelah mendapatkan informasi dari Satga Covid-19 Sikka mengenai narapidana tersebut positif Covid-19, pihaknya langsung melakukan isolasi terhadap 7 narapidana.

Antonius menyebutkan, 7 narapidana tersebut berada satu sel dengan narapidana positif Covid-19 sehingga mereka menjalani isolasi di dalam sel yang selama ini ditempati bersama.

“Seluruh lingkungan Rutan Maumere telah kami lakukan penyemprotan disinfektan terhadap seluruh areal Rutan. Narapidana yang diisolasi pun tidak diperbolehkan ke luar dari sel dan menerima kunjungan dari siapapun selama menjalani masa isolasi,” ucapnya.

Sementara itu, data yang diperoleh dari Sekretaris Daerah Kabupaten Sikka. Adrianus Firminus Parera menyebutkan total kasus positif Covid-19 di Kabupaten Sikka sebanyak 368 orang dan 12 orang meninggal dunia.

Adrianus menjelaskan, sebanyak 7 orang meninggal dengan status positif Covid-19 sementara 5 orang lainnya meninggal dengan status probable dimana Sabtu (6/2/2021) terdapat seorang warga berinisial FDC (81) asal Kelurahan Madawat, Kota Maumere meninggal dunia di RS TC Hillers Maumere.

“Saat ini ada 6 orang yang sedang menjalani perawatan di ruang isolasi RS TC Hillers Maumere dimana satu orang berasal dari Kabupaten Lembata,” ungkapnya.

Adrianus menambahkan,ada 12 orang yang sedang menjalani karantina terpusat di bekas rumah pemulihan stunting di Kelurahan Beru, Kota Maumere yang mana 3 orang berasal dari Kabupaten Flores Timur, Lembata dan Kota Bima, NTB.

Lihat juga...