Siasati Jam Operasional, Kuliner di Bandar Lampung Buka Lebih Cepat

Editor: Makmun Hidayat

LAMPUNG — Siasati pemberlakuan surat edaran Pemerintah Kota Bandar Lampung  terkait pembatasan jam operasional kegiatan usaha. sejumlah pelaku usaha buka lebih cepat.

Hasanudin, pemilik usaha penjualan sate, sop dan tongseng di Jalan Ki Maja, Tanjung Karang, Bandar Lampung sudah dua pekan terakhir melakukan penyesuaian. Semula Hasanudin kesulitan menyesuaikan waktu operasional usaha.

Ia memilih membuka usaha sejak pukul 15.00 WIB dengan waktu operasional hanya selama tujuh jam. Batas waktu yang ditetapkan pemerintah bagi pelaku usaha sistem kaki lima hingga pukul 22.00 WIB. Sebagian pelanggan sebutnya mulai mengubah sistem makan di tempat (dine inn) dengan cara membungkus untuk dibawa pulang (take away).

Sistem take away sebutnya lebih dominan diterapkan pelaku usaha selama pandemi Covid-19. Sebab sejumlah operasi gabungan personel TNI, Polri, Satpol PP dalam Satuan Tugas Covid-19 kota Bandar Lampung memantau aktivitas kerumunan. Sejumlah aktivitas usaha kuliner bahkan sempat mendapat teguran imbas buka melebihi waktu yang diperbolehkan.

“Siasat yang kami lakukan dengan buka lebih cepat biasanya mulai pukul 17.00 lebih cepat dua jam karena jika tidak demikian waktu operasional singkat, pembeli juga tidak banyak yang makan di tempat berimbas omzet menurun dibanding sebelum ada pembatasan jam operasional yang diberlakukan hingga batas waktu tidak ditentukan,” terang Hasanudin saat ditemui Cendana News, Kamis malam (4/2/2021).

Strategi pelayanan take away bagi pelanggan sebutnya memanfaatkan aplikasi pemesanan online. Meski tidak banyak yang makan di tempat,Hasanudin bilang terbantu aplikasi pemesanan makanan online. Pelanggan sebagian merupakan sejumlah warga perumahan,pelaku usaha yang masih boleh beroperasi hingga pukul 22.00 WIB.

Hasanudin bilang tetap mengikuti pembatasan jam operasional sesuai dengan Perda Nomor 3 Tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru dan Pengendalian Covid-19. Pada kondisi normal ia mengaku masih bisa berjualan hingga pukul 01.00 dini hari. Dalam sekali berjualan ia bisa menjual sekitar 1000 tusuk sate, namun kini maksimal hanya 500 tusuk.

“Stok untuk kuliner jenis sop, tongseng dan soto yang disiapkan dikurangi menyesuaikan jam operasional yang dibatasi,” cetusnya.

Nursiah, salah satu pemilik warung makan di Jalan Urip Sumoharjo,Tanjung Karang, Bandar Lampung hanya menerima pesanan makanan untuk dibungkus, Kamis malam (4/2/2021). -Foto Henk Widi

Pelaku usaha penjualan nasi goreng, Nursiah di Jalan Urip Sumoharjo mengaku hanya berjualan hingga pukul 22.00 WIB. Meski buka hingga malam ia lebih banyak menerima pesanan untuk take away. Beberapa konsumen yang tetap membeli makanan sebutnya tetap menerapkan protokol kesehatan. Sejumlah pelaku usaha sebutnya tetap mematuhi aturan agar tidak terkena sanksi.

“Kami lebih takut sanksi karena jika tiga kali ditegur oleh Satgas Covid-19 bisa dikenai sanksi pidana bahkan usaha bisa ditutup,” cetusnya.

Berjualan di sekitar Rumah Sakit Urip Sumoharjo, Nursiah bilang menyediakan makanan bagi penjaga keluarga yang sakit. Sebelumnya pelaku usaha kuliner memilih buka selama 24 jam. Namun selama masa pandemi Covid-19 dan pembatasan jam operasional pelaku usaha memilih hanya buka maksimal hingga pukul 21.00 WIB. Meski omzet menurun sejumlah pelaku usaha memilih mengikuti aturan.

Pusat perbelanjaan penyedia bahan makanan kebutuhan masyarakat terpantau ikut imbauan. Pusat perbelanjaan modern Center Poin, Mall Kartini di Jalan Kartini, Simpur dan Chandra Super Store hanya buka hingga pukul 19.00 WIB. Imbas pembatasan jam operasional toko modern,pedagang pinggir jalan sejumlah jalan terlihat lengang.

Pelaku usaha sebagian mematuhi aturan Pemkot Bandar Lampung dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Operasi rutin yang dilakukan tim Satgas Covid-19 juga menyasar sejumlah tempat hiburan. Beberapa lokasi hiburan yang tetap buka mendapat teguran. Lapangan Enggal yang kerap menjadi tempat bersantai hingga malam dengan pusat kuliner terlihat lengang saat malam.

Lihat juga...