Taman Bunga Merapi Garden Siapkan Wahana Baru di Atas Lahan 1.500 Meter Persegi

Editor: Mahadeva

BOYOLALI – Meski menghadapi sejumlah tantangan berat, selama beberapa bulan terakhir, sejumlah unit usaha sektor pariwisata yang dikelola Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera Samiran, Selo, Boyolali, Jawa Tengah, tak henti berbenah. Semuanya dilakukan untuk memajukan usaha. 

Seperti dilakukan unit usaha taman bunga Merapi Garden, yang dibangun Yayasan Damandiri, sejak 2018 lalu. Di awal 2021 ini, tepatnya mulai Maret mendatang, pihak pengelola telah berencana menambah sejumlah wahana baru. Hal itu untuk menarik pengunjung.

Manager Umum Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera Samiran, Bayu Pramana mengatakan, pihaknya saat ini telah mendapatkan dua lokasi baru, sebagai alternatif pengembangan usaha. Dua lokasi seluas kurang lebih 1.500 meter persegi tersebut, nantinya diproyeksikan untuk membangun wahana baru. Wahana yang berbeda dari yang dimiliki sebelumnya.

Manager Umum Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera Samiran, Bayu Pramana – foto Jatmika H Kusmargana

“Rencananya kita akan bikin wahana baru, sebabai alternatif tempat wisata di Selo, Boyolali. Karena sampai saat ini, disini belum ada tempat wisata yang benar-benar menjadi icon. Sehingga kita ingin membuatnya,” ujar Bayu, Sabtu (13/2/2021).

Maret dipilih, karena di bulan tersebut, cuaca di kawasan Selo Boyolali diprediksi akan mulai membaik. Telah memasuki awal musim kemarau. Sementara, sejak awal musim penghujan lalu, kawasan Selo yang berada di lereng gunung Merapi-Merbabu, dilanda cuaca ekstrem. Sehingga kurang mendukung bagi kegiatan wisata, karena wisatawan enggan datang.

Selain cuaca ekstrem, yang muncul karena pengaruh musim, sejumlah tantangan lain juga harus dihadapi semua unit usaha sektor pariwisata yang berada di kawasan Selo, Boyolali. Mulai dari bencana erupsi gunung Merapi, yang dampaknya dirasakan hingga kawasan tersebut, kemudian pandemi global Covid-19.  “Adanya berbagai kendala mulai dari pandemi COVID-19, erupsi Merapi hingga cuaca buruk, jelas mempengaruhi sektor pariwisata di kawasan Selo ini. Dibandingkan sebelumnya, kunjungan wisatawan ke unit usaha Taman Bunga jelas menurun drastis. Karena itu-lah kita berharap di 2021 ini, kondisi bisa membaik sehingga pariwisata di Selo bisa bangkit kembali,” tandasnya.

Lihat juga...