Tanaman Hias Monstera Favorit di Bekasi, Harga Bisa Selangit

Editor: Koko Triarko

BEKASI – Selain janda bolong dan jenis tanaman hias lainnya, seperti monstera, masih menduduki peringkat pertama yang banyak diburu karena memiliki keunikan tersendiri. Memiliki daun lebih besar dengan bentuk yang unik, cocok untuk hiasan dekorasi guna menambah keindahan rumah. Tapi, satu hal dari jenis monstera ini adalah biasanya tidak tahan panas. Sehingga tidak hera, selalu ditempatkan di rerindang agar tidak bersentuhan langsung dengan sinar matahari.

“Saya sekarang punya monstera efis, harganya Rp6 juta. Umur pohon juga mempengaruhi harga, karena biaya perawatan. Harga segitu bagi pencinta tanaman hias langsung dibayar,” ujar Mang Yan, petani tanaman hias di lahan lapangan BLK, Kampung Pedurenan, Kelapa Dua, Mustikajaya, kepada Cendana News, Senin (1/2/2021).

Dikatakan, tanaman monstera di Bekasi memiliki kelas sendiri, golongan menengah ke atas. Karena jika sudah jadi,  tentu harganya berbeda. Biasanya, pencinta tanaman hias mencari yang sudah jadi untuk dekorasi yang elegan di rumah atau kantornya.

Mang Yan, petani tanaman hias di Kelapa Dua, Mustikajaya, Kota Bekasi, saat melayani pembeli, Senin (1/2/2021). –Foto: M Amin

Menurutnya, tanaman hias monstera jenis efis yang dimilikinya sekarang, memiliki keunikan daunnya bisa pecah sendiri. Bunga tersebut dibelinya dari wilayah Bogor dan dipelihara di tempatnya bersama tanaman hias lainnya.

“Monstera ini unik, kelemahan memang ga bisa terlalu lama di panas, mati sih ga, tapi daunnya kering biasanya,” ujar Mang Yan.

Menurutnya, jika daun monstera ada yang putih, harganya bisa selangit. Selain monstera, berbagai jenis tanaman hias juga dibudidayakan olehnya.

Di lahan lapangan BLK, Kampung Pedurenan itu ada sepuluh petani budi daya aneka tanaman hias. Mulai dari bonsai, pohon pucuk merah, hingga pohon buah. Setiap hari, lalu lalang pencinta tanaman hias selalu datang ke lokasi tersebut, baik untuk menghiasi rumah sendiri atau pun untuk dijual lagi.

“Kami di sini memang petani tanaman hias, banyak pelanggan yang datang dari berbagai tempat di Kota Bekasi,” ujarnya, menolak disebut sebagai bandar tanaman hias, tapi mau dibilang petani.

Dia menambahkan, tanaman hias tidak ada harga pasti, tergantung kesukaan orang saja. Artinya, tidak ada harga pas, semua harga masih bisa ditawar. Tapi, pastinya umur tanaman hias ikut menentukan harga.

Lastri, penjual tanaman hias di wilayah Bantargebang, mengakui bahwa saat ini tanaman hias banyak diburu. Tapi untuk jenis talas, atau dengan harga di bawah Rp100 ribuan.

“Saya ngambilnya di sini, daun pucuk merah masih mendominasi juga banyak diburu biasanya mereka yang tinggal di perumahan baru,”ujarnya.

Lihat juga...