Tempat Wisata Kuliner di Bekasi Longsor, Enam Kios Terdampak

Editor: Makmun Hidayat

BEKASI — Longsor terjadi di pusat wisata kuliner di depan Apartemen Grand Center Point, Jalan A. Yani, Kota Bekasi, Jawa Barat. Hal tersebut membuat beberapa kios di lokasi itu terdampak. 

Lokasi itu merupakan tempat pelaku UMKM Makan Minum di Kota Bekasi, mengenalkan produk aneka masakan yang dibuka setiap hari.

Longsor terjadi Selasa (16/2/2021), dini hari akibat debit air hujan cukup tinggi mengakibatkan turap tergerus air, sehingga permukaan dinding jalan  longsor ke bawah. Lokasi wisata kuliner tersebut berada di saluran air menuju Kali Rawa Tembaga.

Pantauan di lokasi, longsor merobohkan beberapa pohon besar yang berada di pinggir kali. Bahkan ada warung kuliner ikut roboh ke bawah dampak dari kejadian tersebut. Saat ini lokasi jalur tersebut sudah dievakuasi dan ditutup.

Saat ini terlihat puluhan tim dari BPBD Kota Bekasi sudah berada di lokasi, untuk melakukan evakuasi pepohonan dan warung yang terdampak longsor. Tidak ada korban jiwa dalam longsor pusat wisata kuliner di lokasi tersebut. Karena saat kejadian lokasi tengah kosong.

“Longsor yang terjadi mengakibatkan 6 warung terbawa longsor dan rusak. Tiga   (rusak) pohon ukuran besar roboh ke arah kali,” ujar  Wiratma Puspita, Kasie Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Bekasi, Selasa (16/2/2021).

Wiratma Puspita Kasie kedaruratan dan logistik BPBD Kota Bekasi, Selasa (16/2/2021). -Foto: M. Amin

Dikatakan kejadian longsor di pusat wisata kuliner Jalan A. Yani tersebut diperkirakan terjadi dini hari. Sehingga lokasi masih kosong dan warung yang terbawa longsor juga tidak ada penghuninya.

“Hari ini kami melakukan evakuasi pembersihan lokasi lebih dulu, supaya BMSDA bisa melakukan tindakan lebih lanjut untuk pengangkatan toren yang jatuh di sekitar lokasi, serta perbaikan turap,” papar Wira.

Menurutnya pihak Dinas Pariwisata juga sudah melihat langsung ke lokasi sebagai pihak pengelola lokasi wisata kuliner yang diisi oleh pelaku usaha makan minum di wilayah Kota Bekasi. Sekarang lagi di bantu untuk proses penanganannya dengan BMSDA.

“Tadi juga sudah bersinergi dengan Disparbud sebagai pengelola wiskul ini sekarang tinggal kami lakukan evakuasi untuk dapat dilaksanakan tindakan lebih lanjut dari BMSDA untuk perbaikan,” tukasnya.

Menurutnya setelah evakuasi seperti pembersihan material longsor maka segera dilakukan perbaikannya sama DBMSDA juga evakuasi pohon yang roboh ke kali.

Warga di sekitar lokasi dikonfirmasi kejadian tersebut mengatakan bahwa longsor terjadi diperkirakan pukul 03 dini hari. Tadi malam memang terjadi hujan dengan entitas tinggi disertai angin kencang.

“Kami kaget saat hujan, seperti ada suara ledakan gitu. Ternyata pagi, terlihat beberapa warung di pusat kuliner sudah roboh. Tadi di sini ramai jadi perhatian orang yang melintas makanya sekarang sudah ditutup,” jelas Bayu di lokasi longsor.

Lihat juga...