Terdampak Pandemi, Penyerapan Ikan Budidaya di Yogyakarta Turun

Editor: Makmun Hidayat

YOGYAKARTA — Adanya pandemi Covid-19 selama beberapa bulan terakhir ternyata berdampak pada menurunnya tingkat keterserapan hasil panen sektor usaha budidaya perikanan oleh pasar.

Hal inilah yang juga dirasakan para pelaku usaha budidaya ikan lele di Yogyakarta. Mereka mengeluhkan tingkat keterserapan hasil panen ikan lele yang menurun drastis selama pandemi beberapa bulan terakhir. Sehingga mengakibatkan para pelaku usaha budidaya ikan lele kesulitan bahkan tak bisa menjual hasil panen mereka sama sekali.

“Selama pandemi ini, kita kesulitan menjual hasil panen. Saya sendiri, sudah 3 bulan terakhir tak bisa menjual hasil panen. Karena memang tak ada pedagang yang mau membeli,” ujar salah seorang pembudidaya ikan lele asal Panjatan Kulon Progo Yogyakarta, Andang, Selasa (16/2/2021).

Andang mengaku sebenarnya adanya program BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, sedikit membantu para pembudidaya ikan lele. Pasalnya lewat program ini, pemerintah rutin menyerap hasil panen ikan lele dari pembudidaya untuk disalurkan dalam bentuk BPNT ke masyarakat miskin.

“Namun karena banyak pembudidaya lele yang mengandalkan program ini, akhirnya harus digilir. Sehingga banyak pembudidaya termasuk saya yang kehilangan kesempatan menjual hasil panen lewat program BPNT pemerintah ini,” katanya.

Karena tak bisa menjual hasil panen, Andang mengaku mau tak mau harus tetap memelihara ikan lele miliknya hingga nanti saatnya laku terjual. Otomatis biaya operasional yang harus ia keluarkan untuk membeli pakan membengkak. Apesnya selama pandemi Covid-19 ini, harga pakan lele diketahui justru semakin melonjak.

“Sudah tak bisa menjual hasil panen, harga pakan terus naik. Dari semula Rp280ribu per sak (isi 50 kilogram) sekarang naik jadi Rp300ribu lebih. Jelas membuat kita pembudidaya ikan lele merugi. Bagaimana bisa untung, untuk bisa bertahan selama pandemi seperti sekarang ini saja berat sekali,” kesahnya.

Andang dan pembudidaya ikan lele lainnya hanya bisa berharap agar situasi pandemi ini bisa segera berakhir, dan membuat kondisi bisa normal kembali. Selama itu belum terjadi, ia pun hanya bisa pasrah dan menunggu solusi nyata dari pemerintah

Lihat juga...