Terik Sawi Putih, Menu Sehat yang Cocok untuk Anak

Editor: Mahadeva

Terik sawi putih yang bercitarasa manis gurih, dan terasa pas di lidah. Tidak hanya itu, dengan kandungan serat hingga protein yang terkandung didalamnya, juga bagus untuk kesehatan tubuh - Foto Arixc Ardana

SEMARANG – Si kecil di rumah tidak doyan makan sayur? Menu terik sawi putih mungkin bisa menjadi solusi. Cita rasa manis namun gurih, membuat menu tersebut terasa pas di lidah anak-anak.

Namun yang terpenting, kandungan serat hingga protein yang, bagus untuk kesehatan tubuh. “Anak-anak sering kali tidak suka makan sayur, padahal ada banyak manfaat yang terkandung didalamnya. Untuk itu, terik sawi putih bisa dicoba. Rasanya yang manis gurih, seperti masakan opor ayam, namun lebih ringan,” papar Widiyanti, warga Tembalang Semarang, saat ditemui di rumahnya, Sabtu (6/2/2021).

Untuk membuat menu tersebut, bahan yang diperlukan sederhana. Bahan utama tentunya adalah sawi putih. Dan untuk tambahan lauk bisa diberikan telur puyuh. “Jadi, selain seratnya terpenuhi dari sayur, juga ada tambahan protein dari telur,” tambahnya.

Widiyanti, memperlihatkan sayur terik sawi putih di rumahnya, Tembalang, Semarang, Sabtu (6/2/2021) – Foto Arixc Ardana

Sementara, untuk bumbu, hampir sama dengan masakkan opor ayam,  yaitu kunir, sereh, ketumbar, lengkuas, kemiri, bawang merah dan bawang putih. “Seluruh bumbu, kecuali lengkuas dan sereh, diulek hingga halus. Kemudian ditumis, bersama lengkuas dan sereh.  Setelah harum, baru ditambahkan air santan,” terangnya.

Tunggu hingga mendidih, baru kemudian potongan sawi putih yang sudah dibersihkan, dimasukkan di dalam masakkan. Demikian juga dengan telur puyuh. “Agar kandungan vitamin serat dan lainnya tidak hilang, proses memasaknya tidak perlu lama, karena sawi ini mudah matang. Tambahkan gula, garam dan sedikit penyedap rasa, terik sawi putih pun siap disajikan,” lanjutnya.

Sayur terik sawi putih memiliki citra rasa yang begitu enak bagi anak-anak. Ditambah lagi dengan rasa kuah yang gurih dengan campuran rempah, maka hidangan berkuah santan tersebut akan terasa semakin spesial.

Hal yang sama juga diakui Nining, warga Tembalang, Semarang. Tidak hanya untuk anak, terik sawi putih disebutnya juga cocok untuk orang yang sedang menjalani proses penyembuhan. “Biasanya, kalau ada yang sakit, menu masakannya juga terik sawi putih, namun tidak diberi telur, namun diganti dengan tahu pong,” ungkapnya.

Dirinya tidak tahu persis penyebabnya, namun kandungan vitamin mineral pada sawi putih, dapat membantu mengembalikan kondisi tubuh. “Selain itu, sawi putih ini teksturnya lembut, jadi mudah untuk dicerna. Biasanya orang yang masih sakit tidak doyan makan, dengan sawi putih ini, tidak perlu banyak dikunyah, bisa cepat ditelan, sehingga perut tidak kosong,” terangnya.

Lihat juga...