Terjaring Operasi Yustisi, 21 Warga Kota Ambon Reaktif COVID-19

Operasi yustisi oleh tim Satgas penanganan COVID-19 kota Ambon – Foto Ant

AMBON – Operasi Yustisi yang digelar Tim Satgas Penanganan COVID-19 Kota Ambon, menjaring 161 warga kota yang tidak menaati protokol kesehatan. Dari jumlah tersebut, 21 di antaranya dinyatakan reaktif COVID-19 berdasar tes cepat.

“Selama penerapan PSBB transisi ke-14, tim Satgas telah menjaring 161 warga kota yang tidak menaati protokol kesehatan yakni tidak menggunakan masker, 21 di antaranya reaktif COVID-19,” kata Kordinator Fasilitas Umum Satgas COVID-19 Kota Ambon, Richard Luhukay, Senin (1/2/2021).

Operasi Yustisi disiplin protokol kesehatan, sudah digencarkan sejak pelaksanaan PSBB transisi ke-lima. Kegiatannya melibatkan jajaran TNI dan Polri, dengan pemberian sanksi tes cepat bagi masyarakat yang kedapatan tidak patuh. Pelaksanaan operasi yustisi, tidak hanya difokuskan pada ruas jalan utama,m bagi pengendara maupun masyarakat yang sementara beraktivitas. Tetapi juga ditingkatkan ke lokasi fasilitas umum. Operasi dilanjutkan di pasar dan terminal, untuk memastikan masyarakat tertib dan taat prokes.

Tim satgas, rutin melaksanakan operasi yustisi. Tidak hanya di ruas jalan, lokasi kuliner pinggir jalan, rumah makan, kafe, restoran namun juga di pusat perbelanjaan. “Kami fokus operasi di pasar dan terminal mengingat kawasan ini aktivitas cukup tinggi sehingga harus dipantau penerapan protokol kesehatan, ” ujarnya.

Ke depan disebutnya, operasi di pusat perbelanjaan akan semakin digencarkan. “Belum semua mal kita sasar, mudah-mudahan dalam tahapan PSBB transisi ke-15 kita bisa menyasar, untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat,” pungkas Richard. (Ant)

Lihat juga...