Tips Atasi Serangan Jamur pada Tanaman Anggur

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

YOGYAKARTA – Musim hujan memang selalu menjadi momen yang selalu ditunggu-tunggu bagi para petani maupun pehobi tanaman. Pasalnya di musim inilah, tanaman apa pun jenisnya biasanya akan tumbuh subur dan berbuah seiring tingginya curah hujan.

Meski begitu, musim hujan terkadang juga dapat menjadi masalah. Salah satunya adalah munculnya sejumlah penyakit yang menyerang tanaman. Penyakit tanaman yang umumnya kerap muncul di musim penghujan adalah jamur.

Hal seperti itulah yang juga kerap menyerang tanaman anggur. Kelembapan yang terlalu tinggi, tak jarang membuat tanaman anggur terserang jamur atau biasa disebut penyakit karat daun. Ciri pohon anggur yang terserang penyakit ini biasanya daunnya akan berwarna kuning kecoklatan menyerupai karat.

Selain mengakibatkan daun menjadi mati dan rontok, penyakit yang diakibatkan jamur berupa karat daun, jika dibiarkan akan berpotensi menganggu pertumbuhan tanaman bahkan membuatnya mati. Lalu bagaimanakah tips mengatasi penyakit karat daun pada tanaman anggur ini?

Salah seorang pembudi daya tanaman anggur, Tono, asal dusun Plumbungan, Sumbermulyo, Bambanglipuro, Bantul, menyebut, ada beberapa tips untuk mengantisipasi dan mengatasi penyakit karat daun pada tanaman anggur.

Pertama adalah dengan melindungi tanaman anggur dari air hujan. Caranya bisa dilakukan dengan menempatkan tanaman anggur pada ruang tertutup seperti green house. Selain itu, upaya antisipasi juga bisa dilakukan dengan menempatkan penutup tembus pandang di atas tanaman. Salah satunya adalah plastik transparan.

“Untuk mengatasi tanaman yang sudah terkena jamur bisa dilakukan dengan cara memangkas daun yang sudah terinfeksi. Buang potongan daun dan jauhkan dari sekitar tanaman. Lalu semprotkan cairan fungisida untuk melindungi daun yang tersisa dari jamur,” katanya, Senin (15/2/2021).

Salah satu tips lainnya yang juga bisa dilakukan untuk mencegah munculnya serangan jamur pada tanaman anggur adalah, dengan mengurangi pemberian pupuk yang memiliki kandungan unsur N atau Nitrogen tinggi seperti misalnya pupuk Urea.

Namun justru memberikan tambahan unsur Ca atau Calsium pada media tanam, yang dapat mengurangi timbulnya jamur.

Lihat juga...