Vaksinasi Covid-19 di Sikka, Tertunda

Editor: Koko Triarko

MAUMERE – Sebanyak 2.945 tenaga kesehatan di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, belum dapat menerima suntikan vaksin Sinovac untuk mencegah penyakit Covid-19. Vaksinasi terkendala akibat belum tibanya jarum suntik khusus yang akan dipergunakan untuk melakukan vaksinasi tersebut, meskipun para tenaga kesehatan telah mengantongi E-Tiket Vaksinasi.

“Vaksinasi belum bisa kami laksanakan, karena masih menunggu jarum suntik khusus yang akan dipergunakan dalam melakukan vaksinasi,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sikka, dr. Clara Y. Francis kepada media di kantor Dinas Kesehatan di Kota Maumere, Selasa (2/2/2021).

Juru Bicara Bidang Kesehatan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sikka, NTT, dr. Clara Y. Francis, MPH., saat ditemui di Kantor Dinas Kesehatan di Kota Maumere, Selasa (2/2/2021). -Foto: Ebed de Rosary

Clara menyebutkan, para tenaga kesehatan yang akan menerima vaksinasi telah terdaftar sebagai peserta yang akan menerima vaksinasi Covid-19, dan telah mengantongi E-Tiket Vaksinasi.

Dia menambahkan, tenaga kesehatan ini telah mengikuti verifikasi dan validasi data melalui aplikasi P-care Vaksin Covid-19 dan siap untuk divaksin, bila jarum suntik khusus telah tiba di Kota Maumere.

“Kita masih menunggu kedatangan jarum suntiknya. Katanya akan dikirim melalui kantor Pos dan Giro dari Kupang. Kami tidak tahu kapan logistik tiba di Maumere, karena cuaca saat ini sedang buruk,” ungkapnya.

Clara menambahkan, setelah jarum suntik tiba, pihaknya langsung melakukan vaksinasi. Sebab, vaksin Covid-19 merk Sinovac sudah tiba di Maumere bulan Januari 2021.

“Kita masih membuka pendaftaran kepada tenaga kesehatan yang belum melakukan pendaftaran, baik di fasilitas kesehatan milik pemerintah maupun swasta, agar tahap pertama bisa divaksin,” harapnya.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan  NTT,Emma Simanjuntak, mengatakan untuk NTT terdapat 13.200 dosis vaksin Sinovac yang akan dipergunakan untuk vaksinasi 6.600 tenaga kesehatan.

Emma menyebutkan, pelaksanaan vaksinasi di NTT tahap awal untuk 10 rumah sakit pemerintah, 2 rumah sakit swasta serta 378 Puskesmas serta klinik-klinik yang ada.

“Setelah tenaga kesehatan menerima vaksinasi, baru dilanjutkan dengan pejabat publik pemerintah, termasuk juga TNI, Polri, Satpol PP dan warga yang berusia 18 sampai 59 tahun,” ungkapnya.

Sebelumnya, 4.960 dosis vaksin Sinovac tiba di Bandara Frans Seda Maumere, Kabupaten Sikka, menggunakan pesawat komersil dan disimpan di gudang penyimpananan farmasi milik Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka.

Vaksin tersebut disimpan di lemari pendingin sesuai suhu yang ditetapkan, dan dijaga aparat kepolisian dan TNI selama 24 jam di luar gedung tersebut.

Lihat juga...