Warga Sikka Kecewa Presiden Batal Datang

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

MAUMERE – Presiden Joko Widodo sedianya dalam kunjungan kerja ke Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dijadwalkan hari ini, Selasa (16/2/2021) menemui warga dan juga membagikan sembako.

“Karena presiden batal berkunjung maka sembako presiden hari ini dibagikan aparat Kodim 1603/Sikka dan Polres Sikka,” kata Dandim 1603/Sikka, NTT,  Letkol Inf. Zulnalendra Utama, saat ditanyai di sela-sela pembagian sembako di Desa Ilimedo, Kecamatan Waiblama, Selasa (16/2/2021).

Zulnalendra menyebutkan, bingkisan sembako dari presiden dibagikan untuk warga yang berada di pinggiran jalan sepanjang Bandara Frans Seda, hingga menuju pinggiran Bendungan Napun Gete di Desa Ilimedo, Kecamatan Waiblama.

Dia sebutkan, pembagian sembako ini sesuai rute perjalanan Presiden RI ketika hendak menuju Bendungan Napun Gete.

Menurutnya, sembako diberikan kepada warga yang benar-benar membutuhkan dan dipilih secara langsung dengan mendatangi rumah-rumah mereka.

“Kita tidak memberitahukan adanya pembagian sembako mengingat sedang masa pandemi Corona. Ini dilakukan agar mencegah masyarakat berkumpul dan menimbulkan kerumunan,” ucapnya.

Selain itu kata Zulnalendra, apabila diberitahu maka pihaknya tidak bisa membedakan mana warga yang mampu dan tidak mampu sehingga pihaknya memilih mendatangi langsung dan melihat kondisi di rumah warga.

Dia katakan, banyak masyarakat yang merasa terharu dan tidak menyangka ketika diberikan tas berisi  sembako dari presiden. Menurutnya, ini benar-benar bukti perhatian presiden kepada masyarakat NTT.

“Ini bukti perhatian dari presiden kepada masyarakat di NTT yang mayoritas penduduknya memang masih harus bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan hidupnya,” ungkapnya.

Sementara itu, Marselina Mince, warga Desa Ilin Medo, Kecamatan Waiblama, yang mendapat  sembako mengaku senang dan berharap agar presiden bisa datang ke kampungnya meresmikan Bendungan Napun Gete.

Marselina mengaku masyarakat sangat antusias menyambut kedatangan presiden sehingga mereka kecewa ketika mengetahui adanya pembatalan kunjungan presiden.

“Kita berharap presiden bisa datang ke kampung kami untuk meresmikan bendungan ini. Kami juga senang mendapatkan sembako meskipun tidak diserahkan langsung oleh presiden,” ucapnya.

Lihat juga...