Wartawan di Kendari Didorong Ikuti Vaksinasi COVID-19

Wali Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Sulkarnain Kadir – Foto Ant

KENDARI – Wali Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Sulkarnain Kadir, mendorong wartawan yang bertugas di kota itu, menjalani program vaksinasi COVID-19. Hal itu dikarenakan, jurnalis sebagai salah satu pihak yang berisiko tinggi terinfeksi.

“Saya sarankan kepada seluruh teman-teman wartawan untuk mengikuti program vaksinasi,” kata Sulkarnain di Kendari, Kamis (11/2/2021).

Pemerintah daerah disebutnya, siap melayani semua wartawan di kota itu, untuk menjalani vaksinasi. “Kami siap untuk melayani teman-teman (wartawan), kalau kemarin dijanjikan oleh Pak Presiden 5.000, jatah untuk teman-teman media saya menawarkan 100 persen,” tutur Sulkarnain.

Menurutnya, profesi jurnalis sangat rentan terinfeksi virus corona, karena selalu bertemu dan berinteraksi dengan banyak orang. “Karena teman-teman ini juga berisiko tinggi, setiap hari berinteraksi dengan banyak orang, yang juga kita tidak tahu jangan sampai kita berinteraksi dengan orang yang terpapar dan mungkin belum terdeteksi,” ujar Wali Kota.

Jika ada jurnalis yang mau menjalani program penyuntikkan vaksin, ia meminta agar langsung mendaftar di Tim Gugus Tugas COVID-19 di Dinas Kesehatan Kendari, yang nantinya akan dilakukan pengecekan kondisi fisik, untuk menentukan kelayakan menerima menjalani vaksinasi. “Yang penting teman-teman wartawan sehat, memenuhi ketentuan untuk divaksinasi dan bersedia ikut. Supaya kalau sudah ikut vaksin kemudian testimoni, menjelaskan kepada masyarakat bahwa sebenarnya tidak ada yang harus dikawatirkan dari program vaksinasi,” kata Sulkarnain.

Ia berpesan, meskipun nantinya telah mengikuti program vaksinasi, tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan dengan menggunakan sabun di air yang mengalir. “Mudah-mudahan setelah itu, confidence (kepercayaan) dalam melaksanakan tugas. Tapi pesan saya setelah ikut vaksin tetap aja disiplin protokol kesehatan, paling tidak membuat kita semakin yakin bahwa aktivitas kita bisa terlindungi dari COVID-19,” pungkas Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir.

Data Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kota Kendari menyebut, jumlah kasus konfirmasi positif COVID-19 di kota itu per 11 Februari 2021 sebanyak 4.446 orang. Kasus sembuh sebanyak 4.185 orang, menjalani perawatan atau isolosi mandiri sebanyak 205 orang, dan pasien meninggal sebanyak 56 orang. (Ant)

Lihat juga...