Wisata ‘Selfie’ Gunung Nini Pengalengan, Indah

Editor: Koko Triarko

JAKARTA – Berkembangnya teknologi HP yang didukung kamera canggih, mendorong timbulnya wisata baru, yaitu wisata selfie. Seperti yang ada di Gunung Nini, Pengalengan Jawa Barat. Para pengunjung tidak hanya yang muda, tapi juga lansia rela antre untuk mendapatkan selfie di spot terbaik.

Pengelola Agrowisata Gunung Nini, Tatang, menjelaskan pada awalnya wisata yang dijalankan di Gunung Nini hanya menjelajahi kebun teh.

“Tapi, makin banyak yang bilang harus ada tempat selfie. Kalau bagus kan bisa di-upload ke IG dan jadi promosi sendiri. Akhirnya, kita mulai membangun rumah selfie di sini,” kata Tatang, saat ditemui di rumah selfie Gunung Nini, Pengalengan, Jawa Barat, Minggu (28/2/2021).

Pengelola Agrowisata Gunung Nini, Tatang, saat ditemui di rumah selfie Gunung Nini, Pengalengan, Jawa Barat, Minggu (28/2/2021). –Foto: Ranny Supusepa

Tatang menjelaskan, Gunung Nini memiliki ketinggian sekitar 1.800 mdpl. Sehingga, dahulu di zaman Bosscha dan para meneer Belanda pengelola kebun teh, tempat ini selalu dijadikan sebagai tempat untuk mengontrol perkebunan.

“Dari lokasi ini kita bisa melihat Gunung Wayang, Situ Cileunca dan hampir seluruh Pengalengan. Jadi, kalau datang ke sini, mau ambil sunset ya dapet. Mau ambil sunrise, ya juga bagus. Terserah pengunjung aja,” ujarnya.

Ia menyebutkan, pembangunan rumah selfie ini sepenuhnya menjadi inisiatif anggota karang taruna. Saat ini, pembangunan masih 30 persen.

“Kita melihat apa yang dibutuhkan oleh pengunjung saja. Dan, kita juga tidak memberikan harga mahal bagi pengunjung. Per orang hanya Rp10 ribu. Sambil jalan, kita akan tambah terus bangunan spot selfie-nya. Jadi kalau pengunjung mau foto, gak usah ngantre lama,” tuturnya.

Aida, salah seorang pengunjung lansia, menyatakan alasan pertama mau datang ke Gunung Nini adalah aksesnya tidak susah. “Kalau susah, ya saya dan teman-teman kan pasti gak bisa. Maklum, gak segesit zaman muda,” ujarnya, yang disambut dengan tawa teman-temannya.

Ia menceritakan, awalnya mengetahui lokasi ini karena mantan muridnya ada yang memiliki rumah di daerah Pengalengan. “Pas dia cerita, saya kontak teman-teman. Ajak ke sini buat foto-foto. Ya, sekaligus ngobrol-ngobrollah mengenang masa lalu. Eh, pada mau. Ya, udah kita ke sini dan foto-foto,” pungkasnya.

Lihat juga...