16.773 Orang Warga Banyumas Sudah Divaksin

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

PURWOKERTO — Sebanyak16.773 orang warga Kabupaten Banyumas sampai saat ini sudah divaksin. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banyumas masih akan terus melakukan hingga menyasar pada 1.176.518 warga Banyumas.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banyuma, Sadiyanto dikantornya, Jumat (5/3/2021). (FOTO : Hermiana E.Effendi)

Jumlah penduduk Kabupaten Banyumas sendiri mencapai 2 juta orang lebih, namun sesuai ketentuan vaksin hanya diberikan kepada warga yang usianya di atas 18 tahun. Sehingga Dinkes hanya mengajukan 1.176.518 warga untuk divaksin.

“Untuk usia 18 tahun ke bawah, sesuai aturan dari pusat, tidak menjadi prioritas sasaran vaksin, sehingga tidak semua penduduk Banyumas kita ajukan sebagai sasaran vaksin,” jelasnya, Jumat (5/3/2021).

Lebih lanjut Sadiyanto mengatakan, vaksin dilakukan secara bertahap dan pada tiap tahapnya ada prioritas-prioritas tersendiri. Sampai dengan pelaksanaan vaksin tahap kedua ini, Kabupaten Banyumas sudah mendapatkan alokasi vaksin sebanyak 20.575 sasaran. Dari jumlah tersebut yang sudah terdistribusikan sebanyak 16.773 sasaran. Saat ini masih tersisa 3.802 vaksin yang belum terdistribusikan.

Pemberian vaksin pada tiap golongan atau kelompok masyarakat, akan dilakukan secara bertahap dan proporsional, mengingat masih terbatasnya stok, sehingga akan dipilih yang lebih membutuhkan dalam setiap komunitas atau kelompok tersebut.

Ia mencontohkan, untuk vaksin terhadap manula misalnya, akan diprioritaskan diberikan kepada manula yang disertai kormobid atau mempunyai penyakit bawaan.

“Ada skala prioritas untuk tiap kelompok masyarakat dan pemilihan prioritas tersebut dilakukan secara proporsional, kita dahulukan yang kondisinya lebih membutuhkan perlindungan terlebih dahulu,” tuturnya.

Untuk kelompok manula sendiri, dari pendataan yang dilakukan di Kabupaten Banyumas terdapat 169.000 manula. Mengingat alokasi vaksin masih terbatas dan bertahap, maka untuk tahap pertama pemberian vaksin bagi manula, akan diberikan kepada sekitar 5.000 orang terlebih dahulu dan diprioritaskan yang kormobid.

Sementara itu, Dandim 0701/Banyumas, Letkol Inf.Candra menyatakan, jajarannya sudah menjalani vaksin, baik yang di Kodim maupun di koramil-koramil. Dandim menyebut, vaksin merupakan harapan baru dalam upaya pengendalian penyebaran Covid-19, sehingga diharapkan semua lini masyarakat ikut mensukseskan program vaksinasi tersebut.

Sebagai salah satu garda terdepan penanganan pandemi Covid-19, Kodim 0701/Banyumas mendukung penuh program vaksinasi. Karena vaksin ini merupakan upaya untuk menciptakan kelompok masyarakat yang kebal dari berbagai penyakit menular, termasuk Covid-19.

“Sudah satu tahun pandemi ini melanda dan berbagai upaya pencegahan serta pemutusan penyebaran sudah kita lakukan bersama-sama. Program vasksinasi ini juga sebagai upaya pencegahan dan menjadi harapan baru bagi kita semua dalam pemutusan penyebaran Covid-19,” kata Dandim.

Lihat juga...