Lebaran CDN

800 Orang di Sikka Jalani Vaksinasi Covid-19 Tahap Kedua

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

MAUMERE – Sebanyak 800 orang yang terdiri dari Tenaga Kesehatan (Nakes) sebanyak 480 dan 320 orang lainnya yang berasal dari berbagai kalangan mengikuti vaksinasi Covid-19 di aula Kantor Bupati Sikka, NTT sejak Selasa (9/3/2021) hingga Rabu (10/3/2021).

“Selain tenaga kesehatan, vaksinasi Covid-19 juga diikuti Aparatur Sipil Negara, aparat kepolisian, TNI, tokoh agama, anggota DPRD Sikka, wartawan dan pejabat publik lainnya,” sebut Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sikka, NTT, dr. Clara Yosephine Francis, MPH, saat ditemui di Kantor Bupati Sikka, Rabu (10/3/2021).

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sikka, NTT, dr. Clara Yosephine Francis, MPH saat ditemui di Kantor Bupati Sikka, Rabu (10/3/2021). Foto: Ebed de Rosary

Clara menyebutkan, rincian yang mengikuti vaksin gelombang II ini yakni TNI AD Kodim 1603/Sikka sebanyak 30 personel, TNI AL Lanal Maumere ada 25 orang, Polres Sikka berjumlah 45 orang dan DPRD Sikka 34 orang.

Selain itu sebutnya, ada juga tokoh agama sebanyak 40 orang, wartawan sebanyak 20 orang dan pejabat publik serta warga lainnya yang sudah mendaftarkan diri untuk mengikuti vaksinasi Covid-19.

“Setelah divaksinasi, kita belum tentu tidak terserang Covid-19. Bisa saja juga terserang. Namun bisa jadi tidak ada efek sama sekali atau tidak ada gejala yang muncul,” ucapnya.

Clara menambahkan, dengan vaksinasi maka antibodi akan muncul sehingga saat Covid-19 menyerang tidak akan memberikan efek yang luar biasa terhadap tubuh.

Dia berharap, meskipun telah menjalani vaksinasi Covid-19, tetap menerapkan 3 M yakni menjaga jarak, mencuci tangan dan memakai masker agar bisa mencegah tertularnya Covid-19.

“Dengan adanya wartawan yang ikut divaksin bisa memberitakan kepada khalayak mengenai apa yang dialami selama vaksinasi Covid-19 agar bisa menangkal berita hoaks,” sebutnya.

Clara berharap, dengan adanya berita yang disampaikan lewat media bisa menyadarkan masyarakat mengenai vaksinasi Covid-19 agar masyarakat tidak takut menjalani vaksinasi.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka ini mengatakan, para Nakes di Sikka yang sudah menerima vaksinasi Covid-19 sebanyak 1.700 orang dan sampai sekarang tidak ada yang terkena virus Corona.

“Secara nasional setelah Nakes divaksin, memberi dampak penurunan kasus Nakes yang terserang virus Corona. Dulu hampir setiap hari ada Nakes yang meninggal tetapi setelah vaksinasi tidak ada lagi,” sebutnya.

Sementara itu, Tovik Koban, salah seorang wartawan televisi yang mengikuti vaksinasi Covid-19 mengaku senang, bisa ikut vaksinasi Covid-19. Sebab dalam menjalankan pekerjaan sehari-hari awak media selalu berhubungan dengan banyak orang.

Tovik mengakui, setelah mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 dirinya tidak mengalami gejala apa pun, dan sebelum mendapatkan suntikan vaksin terlebih dahulu harus menjalani skrining oleh tenaga medis serta pemeriksaan kesehatan.

“Sebelum divaksin kita menjalani pemeriksaan kesehatan dan skrining terlebih dahulu. Setelah menerima suntikan vaksin pun kita menjalani observasi selama 30 menit. Baru diberi kartu tanda telah divaksin,” ungkapnya.

Lihat juga...