Banjarnegara-Purbalingga Berpotensi Hujan di Dua Hari ke Depan

Kepala Stasiun Geofisika Banjarnegara (BMKG Banjarnegara), Setyoajie Prayoedhie - Foto Ant

BANJARNEGARA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan, Kabupaten Banjarnegara dan Purbalingga, Jawa Tengah (Jateng), berpotensi dilanda hujan hingga dua hari ke depan.

Sehingga masyarakat perlu meningkatkan kehati-hatian. “Masih terdapat potensi hujan di Banjarnegara dan Purbalingga sehingga masyarakat perlu meningkatkan kehati-hatian dan kewaspadaan,” kata Kepala Stasiun Geofisika Banjarnegara (BMKG Banjarnegara), Setyoajie Prayoedhie, Senin (29/3/2021).

Menurut prakiraan cuaca, peluang hujan terdapat di hampir seluruh kecamatan di dua wilayah itu. “Peluang hujan diprakirakan bersifat merata di seluruh kecamatan,” tambahnya.

Kewaspadaan masyarakat diperlukan, terutama bagi mereka yang tinggal di lokasi rawan bencana, seperti area lereng atau perbukitan. “Pada musim peralihan dari musim hujan ke musim kemarau, intensitas hujan masih cukup tinggi, sehingga masih perlu mewaspadai bencana hidrometeorologi, seperti banjir, longsor, dan angin kencang, terutama bagi mereka yang tinggal di lokasi rawan bencana,” katanya.

BMKG Banjarnegara terus meningkatkan sosialisasi mengenai risiko dan dampak tingginya intensitas hujan kepada masyarakat dan instansi terkait lainnya. Tujuannya, agar masyarakat meningkatkan kewaspadaannya. Dan dapat mengambil langkah mitigasi yang diperlukan, khususnya di daerah rawan longsor.

Diimbau, masyarakat terus berkoordinasi dengan instansi terkait, apabila menemukan tanda-tanda awal bencana, seperti rekahan tanah dan lain sebagainya. “Kami juga mengimbau agar masyarakat tidak mudah terpancing dengan berita yang belum jelas kebenarannya, jika membutuhkan informasi terpercaya terkait cuaca ekstrem maka bisa menghubungi kantor BMKG terdekat atau pantau laman resmi BMKG melalui sosial media,” katanya.

Pihaknya memprakirakan, wilayah Kabupaten Banjarnegara dan Purbalingga akan memasuki awal musim kemarau pada Juni 2021. “Kabupaten Banjarnegara dan kabupaten lain di sekitarnya seperti Purbalingga dan Wonosobo akan memasuki awal musim kemarau pada Juni,” jelasnya.

Dia menjelaskan ada sebagian wilayah di Jawa Tengah yang memasuki awal musim hujan pada Juni, namun ada juga yang memasuki awal musim kemarau pada April dan Mei. Berdasarkan prakiraan cuaca, awal musim kemarau akan terjadi berbeda-beda di wilayah Jawa Tengah, karena dipengaruhi beberapa hal seperti kondisi topografis dan geografis.  (Ant)

Lihat juga...