Bantu Warga Boalemo, Cadangan Pangan Pemprov Gorontalo Dikeluarkan

Wagub Gorontalo, Idris Rahim - foto Ant

GORONTALO – Pemprov Gorontalo menyalurkan bantuan beras Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) Provinsi Gorontalo, kepada warga di Kecamatan Dulupi, Kabupaten Boalemo, Kamis (18/3/2021).

Wakil Gubernur Gorontalo, Idris Rahim, menyerahkan bantuan CPPD tersebut kepada 70 Kepala Keluarga (KK), yang terdampak banjir di tiga desa, Desa Dulupi sebanyak 38 KK, Desa Tangga Barito 29 KK, dan Desa Polohungo tiga KK.

“Bantuan ini hanya untuk meringankan beban warga yang terdampak bencana banjir. Tetapi yang terpenting adalah mencari akar permasalahan bencana ini, karena mungkin saja setiap tahun banjir akan terus berulang,” katanya, usai penyerahan bantuan, Kamis (18/3/2021).

Idris menyebut, bencana banjir terjadi karena tidak lepas dari ulah manusia, yang telah merusak kelestarian alam. Curah hujan yang cukup tinggi, dan diperparah dengan kondisi sungai yang semakin dangkal akibat erosi dari perbukitan yang berubah fungsinya menjadi lahan pertanian, memicu terjadinya banjir.

“Inilah alasannya mengapa pemerintah melarang kawasan perbukitan dengan kemiringan 15 derajat ditanami jagung. Bahkan Pemprov Gorontalo, tidak lagi memberi bantuan benih jagung kepada petani yang lahannya ada pada kemiringan tersebut. Dampaknya terhadap kerusakan lingkungan sangat besar,” tukasnya.

Beras CPPD yang disalurkan merupakan jenis beras berkualitas yang diproduksi oleh Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) lokal Gorontalo, melalui Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat (PUPM).

Beras CPPD dengan merek Beras Segar, diproduksi oleh Gapoktan PUPM Fajar Desa Iloheluma, Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango.  Lembaga usaha masyarakat tersebut hasil kerja sama dengan Toko Tani Indonesia, dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan. “Kami berharap bantuan ini akan meringankan beban korban banjir dan juga membantu mensejahterakan petani Gorontalo,” pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...