Banyak Manfaat, ‘Push Bike’ Kian Diminati di Tengah Pandemi

Editor: Makmun Hidayat

MALANG  — Push bike menjadi salah satu olahraga yang kini mulai banyak digemari anak-anak, terutama di masa pandemi seperti saat ini. Tidak hanya untuk mengasah kemampuan motorik, olahraga push bike juga diyakini mampu meningkatkan kepercayaan diri seorang anak.

Pelatih komunitas XBC Push Bike Malang, Ahmad Victoria Ashari mengatakan, tampilan push bike sendiri sebenarnya tidak jauh berbeda dengan sepeda roda dua pada umumnya. Hanya saja, pada sepeda push bike tidak menggunakan pedal dan juga rem sepeda.

“Karena itu untuk menjalankannya tidak dengan cara dikayuh, melainkan didorong dengan pijakan kaki ke tanah. Begitu pula untuk mengeremnya, juga dengan menggunakan kaki menahan ke landasan,” jelasnya kepada Cendana News.

Pelatih komunitas XBC Push bike Malang, Ahmad Victoria Ashari, menjelaskan terkait olahraga push bike, di lokasi latihan, Kamis sore (18/3/2021). -Foto: Agus Nurchaliq

Disampaikan Victor, meskipun belum se-familiar olahraga sepeda lainnya, namun peminat push bike di Malang cukup banyak bahkan setiap tahunnya terus bertambah. Diawal berdirinya komunitas XBC Push Bike Malang pada tahun 2016 anggotanya hanya 4 orang anak, kemudian bertambah menjadi 8 anak, kemudian terus bertambah hingga saat anggota yang masih aktif sekitar 75-80 anak, mulai dari usia 2 tahun sampai dengan maksimal usia 7 tahun.

“Setiap tahun peminatnya bisa bertambah kurang lebih 20 anak, karena setiap tahunnya juga banyak anggota yang sudah ‘pensiun’ sebab usianya sudah melebih 7 tahun,” ucapnya.

Menurutnya, setiap anak yang mengikuti push bike di komunitasnya akan diajarkan teknik-teknik dasar yang harus dikuasai. Mulai dari keseimbangan, berlari, fokus, baru penguasaan teknik. Diakui Victor, untuk melatih anak-anak tidaklah mudah sehingga dibutuhkan juga kerja sama dengan orangtua atau para wali rider.

“Kesulitannya itu anak-anak biasanya moody, jadi pelatih dan para wali rider harus bisa sinkron dan jalan bareng untuk mengarahkan anak-anak,” akunya.

Setelah dari push bike, imbuhnya, tahapan selanjutnya anak-anak bisa diarahkan ke olahraga sepeda BMX.

Disinggung terkait harga sepeda push bike, menurut Victor semua tergatung pada bahan atau material sepeda yang digunakan. Kisaran harga sepeda push bike standar lomba mulai dari 950 ribu sampai dengan 9 juta.

“Kalau harga 950 ribu ke atas itu biasanya memakai bahan besi atau alloy yang beratnya berkisar 3-6 kg. Sedangkan yang memakai bahan carbon paling mahal bisa mencapai harga 9 juta karena beratnya juga paling ringan, kurang dari 2 kg,” terangnya.

Namun demikian menurut Victor harga tersebut sebanding dengan manfaat olahraga phus bike bagi anak-anak. Selain mengasah motorik anak,  adrenalin juga lebih tinggi dan dia akhirnya menjadikan anak lebih aktif dan juga kritis, tandasnya.

Senada, salah satu wali rider, Abdul Malik Ibrahim, mengaku memberikan izin kedua anaknya Safaraz Putra Nusantara dan Zahra Mutu Manikam untuk mengikuti push bike sebagai upaya pembentukan mental anak, terlebih di masa pademi.

“Selama pandemi aktivitas anak-anak kebanyakan di rumah. Apalagi sekolahnya juga online, sehingga anak-anak cenderung main gadget. Untuk menghindari itu, akhirnya anak-anak kami ikutkan push bike sekaligus memberikan kegiatan di tengah pandemi,” akunya.

Apalagi berdasarkan informasi, imbuhnya, ternyata push bike bisa untuk melatih keseimbangan dan melatih anak-anak untuk lebih berani, mengajarkan sportivitas serta menumbuhkan kepercayaan diri.

Lihat juga...