Berwisata di Taman Citarum Harum Bandung

Editor: Koko Triarko

BANDUNG – Tidak hanya menjaga kelestariannya, Tim Satuan Tugas (Satgas) Citarum Harum Sektor 6 juga menyediakan taman bermain anak di bantaran sungai Citarum. Di taman seluas hampir 500 meter persegi ini, disediakan berbagai wahana bermain anak yang bisa dijadikan wisata keluarga.

“Kami ingin semua orang mencintai sungai Citarum. Mencintai artinya menjaga kelestarian dan kebersihannya. Untuk itulah, kami juga menyediakan taman bermain anak, agar masyarakat datang melihat, harapannya kecintaan dan kepedulian terhadap lingkungan Citarum tumbuh di masyarakat,” ujar Jajang, salah seorang pengelola taman di Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Minggu (7/3/2021).

Jajang mengatakan, masuk ke taman tersebut gratis. Hanya saja, beberapa wahana bermain anak seperti komedi putar, trampolin dan rumah pohon tetap berbayar, namun dengan tarif yang murah.

“Khusus rumah pohon, itu kita tidak mematok tarifnya, sesuai keikhlasan pengunjung. Uang hasil dari itu dan dari parkir nantinya kita gunakan untuk pengelolaan taman dan kebersihan,” tandasnya.

Lebih lanjut, Jajang mengungkapkan, Taman Citarum Harum Sektor 6 ini sudah makin populer di masyarakat. Hampir setiap hari, banyak keluarga yang berlibur di tempat ini.

“Kalau akhir pekan, biasanya jauh lebih banyak pengunjungnya. Kami bersyukur, karena ekonomi pun jadi bergerak, kami siapkan lapak-lapak untuk para pedagang, jadi selain bermain bisa sambil menikmati kuliner yang ada,” tukas Jajang.

Sementara itu, Yusuf, pengunjung asal Ciparay, menilai Taman Citarum Harum Sektor 6 sangat cocok untuk dijadikan tempat wisata keluarga yang ramah dompet. Pasalnya, selain terdapat banyak wahana bermain anak, tarifnya pun murah.

“Cukup Rp10.000 aja buat nyenengin anak. Kalau kantong lagi tipis, ini tempat yang pas buat berlibur,” ucapnya.

Yusuf juga mendukung upaya pemerintah dan para pihak yang saat ini bekerja membenahi sungai Citarum. Menurut Yusuf, ide membuat bantara sungai Citarum sebagai taman bermain yang asyik dan indah patut diduplikasi di sepanjang sungai.

“Saya sangat mendukung sekali. Tentunya kita berharap masyarakat juga ikut menjaga. Jangan mencemari sungai. Kalau semua indah seperti ini, sungai akan jadi wahana yang menyenangkan,” pungkas Yusuf.

Lihat juga...