Chevron Membantah, Hutan Lindung Perusahaan di Riau Terbakar

Sejumlah petugas pemadam kebakaran Manggala Agni Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan membantu pemadaman kebakaran di hutan lindung PT Chevron Pacific Indonesia di Kota Pekanbaru, Riau, Rabu (3/3/2021) – Foto Ant

PEKANBARU – Manajemen PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) membantah, hutan yang terbakar di dekat area kerjanya di Kecamatan Rumbai Pesisir, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, adalah hutan lindung milik perusahaan.

“Lahan yang dikelola PT CPI di sekitar Rumbai Camp berstatus Area Penggunaan Lain (APL), dan bukan merupakan hutan lindung. PT CPI merupakan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Pemerintah Indonesia di Blok Rokan, yang mengelola Barang Milik Negara untuk mendukung kegiatan hulu migas nasional. PT CPI bekerja di bawah pengawasan dan pengendalian SKK Migas,” kata Manager Corporate Communications PT CPI, Sonitha Poernomo, melalui keterangan tertulis, Rabu (3/3/2021) malam.

Sonitha menyebut, pihaknya menerima laporan terjadi kebakaran lahan di belakang Rumbai Camp. Tepatnya di Jl. Kemping, Kelurahan Lembah Sari, Kecamatan Rumbai Pesisir, Kota Pekanbaru, sekira pukul 14.17 WIB. Setelah menerima laporan, tim pemadam kebakaran dan operasi PT CPI segera bergerak ke lokasi dan bekerjasama dengan aparat berwenang untuk memadamkan api dan berkoordinasi terkait langkah-langkah yang diperlukan.

“PT CPI, mengerahkan tiga kendaraan pemadam kebakaran beserta personel dan alat berat untuk membuka akses menuju lokasi kebakaran. Upaya pemadaman juga dibantu oleh satu damkar dari BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah),” jelasnya.

Ia mengatakan, hingga saat ini PT CPI terus memadamkan api di lahan seluas sekira empat hectare. Dan memantau kondisi di lapangan, untuk mencegah meluasnya kebakaran. Penyebab kebakaran sampai saat ini belum diketahui.

Berdasarkan pantauan di lokasi kebakaran yang disebut Chevron sebagai kawasan APL, puluhan personel dari tim pemadam kebakaran perusahaan juga dibantu oleh pemadam kebakaran Manggala Agni Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), berusaha untuk memadamkan api.

Selain itu juga ada petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pekanbaru, dan semuanya tidak bisa memadamkan kebakaran yang tersebar. Lokasi kebakaran adalah tanah mineral berbukit yang berisi belukar, dan tegakan pohon-pohon kering. (Baca: https://www.cendananews.com/2021/03/padamkan-kebakaran-di-hutan-lindung-chevron-tim-gabungan-kesulitan-air.html ) (Ant)

Lihat juga...