Delapan Rumah Rusak Akibat Pergerakan Tanah di Garut

GARUT — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Jawa Barat menyebutkan delapan rumah rusak, dindingnya retak-retak akibat bencana tanah longsor dan pergerakan tanah di Kecamatan Pasirwangi sehingga warga diminta untuk waspada karena potensi bencana masih terjadi.

“Iya ada delapan rumah yang terancam,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Garut Tubagus Agus Sofyan di Garut, Jumat (26/3/2021).

Ia mengatakan hujan deras mengguyur wilayah Garut menyebabkan bencana alam longsoran kecil dan pergerakan tanah di Desa Karyamekar, Kecamatan Pasirwangi, Kamis (25/3).

Bencana alam itu, kata Tubagus, tidak menyebabkan korban jiwa, hanya kerusakan pada bangunan rumah seperti dindingnya retak-retak.

“Tidak ada korban, alhamdulillah,” katanya.

Lihat juga...