Di Masa Pandemi Perputaran ‘Modal Kita’ di Cilongok Justru Meningkat

Editor: Koko Triarko

Asisten Kredit Modal Kita DCML Cilongok, Nuraeni Dian Lestari, di Cilongok, Senin (29/3/2021). -Foto: Hermiana E. Effendi

BANYUMAS  – Di masa pandemi Covid-19, perputaran pinjaman modal usaha ‘Modal Kita’ di Desa Cerdas Mandiri Lestari Cilongok, Kabupaten Banyumas, justru mengalami peningkatan. Hingga bulan Maret 2021, total bantuan pinjaman modal yang sudah tersalurkan mencapai Rp823.150.000.

Penyaluran bantuan kredit usaha Modal Kita tersebut mengalami peningkatan, sebab sampai akhir tahun lalu baru pada kisaran Rp697 juta yang tersalurkan. Sehingga sejak awal tahun hingga Maret ini, ada penambahan penyaluran Modal Kita sebesar Rp126.150.000.

Asisten Kredit Modal Kita DCML Cilongok, Nuraeni Dian Lestari, mengatakan, secara umum kondisi perekonomian para nasabah Modal Kita masih sama, ada sedikit perbaikan seiring dengan penurunan angka Covid-19 dan mulai longgarnya aktivitas masyarakat, termasuk sektor perdagangan. Namun, dari sisi angka Permorming Loan (NPL) atau kredit macet masih sama, yaitu mencapai 2 persen.

“Penyaluran kredit bantuan Modal Kita tetap kita lakukan di tengah pandemi, sebagaimana diintruksikan pihak Yayasan Damandiri, karena tujuan kita memang untuk membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), supaya tetap bisa bertahan di tengah pandemi,” jelasnya, Senin (29/3/2021).

Dari total jumlah bantuan kredit tersebut, diperuntukkan bagi 274 orang pelaku UMKM di Desa Cilongok. Mereka terbagi dalam 15 sub kelompok dan untuk skema pembayaran angsuran, dikoordinir oleh masing-masing kelompok.

Sementara itu, Manajer Keuangan Koperasi Utama Sejahtera Mandiri Cilongok, Meta Teja Ningrum, mengatakan penyaluran Modal Kita di DCML Cilongok sempat dihentikan selama dua bulan, yaitu pada April dan Mei 2020. Tetapi kemudian kembali dilakukan pencairan dengan berbagai pertimbangan, terutama untuk membantu para pelaku UMKM yang usahanya terdampak pandemi.

Dengan berbagai upaya pendekatan dan edukasi yang dilakukan jajaran pengurus Koperasi Utama Sejahtera Mandiri, berhasil menekan NPL hingga 2 persen di tengah pandemi Covid-19. Sementara banyak usaha para nasabah yang terdampak.

“Dari pihak koperasi, sekarang lebih gencar melakukan program-program pemberdayaan masyarakat, menggencarkan sosialiasai tentang berbagai program yang dilakukan koperasi, sehingga hal tersebut juga berdampak positif terhadap keberlangsungan Modal Kita,” kata Meta.

Kecamatan Cilongok merupakan salah satu sentra penghasil gula terbesar di Kabupaten Banyumas. Sebagian besar warga berprofesi sebagai penderes dan mereka mengolah sendiri nira menjadi gula. Bantuan pinjaman modal dari program Modal Kita Yayasan Damandiri banyak dimanfaatkan untuk menambah produksi usaha gula tersebut.

Lihat juga...