Jalan PUPR Utama di Mesuji Rusak Parah

MESUJI – Kondisi Jalan PUPR Utama yang menghubungkan Desa Sumber Rejo dan Desa Lambuhan Permai Kecamatan Way Serdang, Mesuji, makin rusak parah karena tak kunjung diperbaiki atau diaspal ulang oleh pemkab setempat.

Jalan yang merupakan akses utama menuju Jalan Tol Trans Sumatra itu rusak dan nyaris tanpa aspal di banyak tempat, sehingga membahayakan bagi pengendara.

Salah seorang warga, Wardi, mengatakan kerusakan jalan tersebut sudah berlangsung sejak dua tahun terakhir, namun hingga sekarang masih belum juga diperbaiki. Padahal, Jalan PUPR selalu ramai dilalui pengendara dari Kabupaten Mesuji menuju Provinsi Lampung maupun sebaliknya.

“Kami tidak tahu jalan ini kapan dibenahi, sudah banyak kecelakaan akibat kondisi jalan yang memprihatinkan ini,” kata dia di Mesuji, Jumat (26/3/2021).

Kondisi ini diperparah tidak ada lampu penerangan di jalan tersebut. Belum lagi, ketika turun hujan lubang di jalan tertutup air dan kerap menyebabkan kecelakaan.

“Karena lubangnya besar-besar, ada yang di pinggir badan jalan, ada juga yang di tengah badan jalan. Kalau pas hujan ya harus hati-hati, kalau tidak bisa jatuh. Apalagi, lampu jalanya minim,” paparnya.

Hal senada dikatakan Agus (43), salah satu pengendara. Menurutnya, jalan utama itu selalu ramai dilalui pengendara, lantaran menjadi jalur alternatif menuju Tol Trans Sumatra atau ke Palembang. Karena itu, pihaknya berharap pemerintah segera memperbaiki jalan tersebut.

“Saya kalau mau ke tol lewat sini terus. Ketika ramai kendaraan, harus hati-hati. Kalau tidak, bisa terjadi kecelakaan, karena kondisi jalannya seperti ini,” tandasnya

Sementara itu, kondisi jalan yang menghubungkan wilayah Kecamatan Mesuji Timur dan Rawa Jitu Utara juga rusak parah, karena tak kunjung diperbaiki oleh pemerintah daerah setempat. Kondisi itu sangat menyulitkan bagi kendaraan untuk melintasi jalan penghubung tersebut.

Sejumlah warga saat diminta tanggapannya belum lama ini mengatakan, bahwa kondisi jalan rusak itu kerap menyebabkan kecelakaan, termasuk kendaraan tergelincir karena kondisi jalan yang becek dan licin.

“Kerusakan terjadi di hampir sepanjang ruas Mesuji Timur- Rawa Jitu Utara, dan kondisinya makin rusak di musim hujan, sehingga badan jalan sudah menyerupai kubangan air,” kata Amir, salah seorang warga Mesuji Timur.

Menurut dia, Pemkab Mesuji semestinya segera memperbaiki jalan penghubung tersebut, karena jalan itu berperan penting menunjang perekonomian kedua wilayah tersebut.

“Jalan itu juga menjadi akses satu-satunya untuk mengangkut hasil bumi warga. Karena kondisi jalan rusak, kami sangat sulit membawa keluar hasil panen. Kendaraan roda empat sangat sulit melewati jalan rusak ini,” katanya. (Ant)

Lihat juga...