Kebun Sawit di Bengkulu Bertambah 2.000 Hektare

Ilustrasi. Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit – Foto Ant

BENGKULU – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bengkulu mencatat, luas area perkebunan kelapa sawit di daerah itu di 2020 mencapai 211.98 ribu hektare. Luasnya meningkat dua ribu hektare lebih, dibandingkan kondisi 2019, yang hanya seluas 209,18 ribu hektare.

Kepala BPS Provinsi Bengkulu, Win Rizal mengatakan, peningkatan luasan lahan perkebunan kelapa sawit tersebut terjadi, hampir di seluruh kabupaten dan kota di Bengkulu. Kabupaten Mukomuko, menjadi daerah dengan lahan perkebunan sawit terluas yang mencapai 102,73 ribu hektare.

“Di Mukomuko, luas area perkebunan kelapa sawit ini juga meningkat dari 102, 64 ribu hektare di 2019 menjadi 102,73 ribu hectare di 2020,” jelasnya, Rabu (3/3/2021).

Kemudian di Kabupaten Bengkulu Utara dengan luas lahan perkebunan kelapa sawit mencapai 41,56 ribu hektare, sebelumnya di 2019 hanya seluas 39,13 hektare. Di Kabupaten Seluma seluas 31,60 ribu hektare dari sebelumnya hanya 31,49 ribu hektare.

Di Kabupaten Bengkulu Selatan dengan luas 15,02 ribu hektare, Kabupaten Bengkulu Tengah 9,28 ribu hektare, Kabupaten Kaur 8,85 ribu hektare dan Kota Bengkulu 1,85 ribu hektare. “Ada tiga daerah yang lahan perkebunan kelapa sawitnya paling kecil, Rejang Lebong 0,77 ribu hektare, Lebong 0,24 ribu hektare dan Kepahiang 0,11 ribu hektare,” rincinya.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan, Ricky Gunarwan menyebut, bertambahnya luasan perkebunan kelapa sawit itu salah satunya karena alih fungsi lahan. Peningkatan jumlah lahan itu ikut mempengaruhi jumlah produksi kelapa sawit, yang di 2020 mencapai 939.313 ton atau setara 234.828 ton CPO, sedangkan di 2019 sebanyak 776,59 ribu ton. “Jumlah produksinya juga ikut meningkat, seiring bertambahnya luasan lahan perkebunan yang mencapai 939.313 ton,” pungkas Ricky. (Ant)

Lihat juga...