Kelompok Tani di Tanjab Barat Panen Raya Padi

JAMBI – Bupati KH Anwar Sadat, bersama dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kabupaten Tanjab Barat melakukan panen raya padi di Kampung Tangguh Siginjai, RT 13, Kelurahan Patunas, Kecamatan Tungkal Ilir.

Panen Raya ini merupakan sebuah terobosan yang luar biasa dari kelompok tani di RT 13 Kelurahan Patunas, meskipun jumlahnya tidak terlalu besar atau banyak, cuma efeknya cukup baik untuk percontohan bagi kelompok tani lainnya di kabupaten ini,” kata Bupati Tanjab Barat, Anwar Sadat, Kamis.

Dengan adanya panen raya ini dapat menjadi contoh yang sangat baik bagi kelompok-kelompok tani yang ada di tempat lain di Tanjab Barat dimana kelompok tani bisa manfaatkan tanah lahan kosong yang tidak dimanfaatkan untuk dijadikan lahan yang berguna.

Kelompok tani RT 13 ini melakukan kegiatan itu dengan tujuannya dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan sekaligus memberikan lapangan pekerjaan kepada saudara-saudara kita di desa dan bisa disampaikan kepada masyarakat, terkhusus di Kabupaten Tanjab Barat agar dapat memanfaatkan lahan tidur untuk bisa lebih bermanfaat lagi.

Pemerintah daerah akan mendorong serta memfasilitasi kebutuhan masyarakat demi meningkatkan perekonomiannya dan saya kira ini bentuk ‘simbiosis mutualisme’ yang punya tanahnya, lahannya dapat dipelihara dan masyarakat setempat dapat dipakai sebagai lahan yang bermanfaat dan menghasilkan, kata Anwar Sadat.

Untuk itu bupati sangat berterima kasih dengan apa yang telah dilakukan kelompok Tani di Patunas ini dan  pemerintah daerah akan mendorong untuk memfasilitasi semua yang dibutuhkan masyarakat dalam membangun ketahahan pangan.

Sementara itu, Kapolres Tanjab Barat, AKBP Guntur Saputro, sebagai penggagas kampung Tangguh Siginjai mengatakan program ini dalam rangka pelaksanaan kegiatan PPKM berbasis mikro yang merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah beserta pihak terkait lainnya dalam meningkatkan ketahanan pangan dan perekonomian petani.

“Kita berharap dengan gerakan ini dapat terus konsisten dan menjadi contoh bagi kampung lain menjadikan zona hijau meski di tengah pandemi covid namun masyarakat tetap bangkit memulihkan perekonomin serta ketahanan pangan,” kata Guntur. (Ant)

Lihat juga...