Ketersediaan Komoditas Sembako di Pekalongan, Aman

PEKALONGAN  – Pemerintah Kota Pekalongan, Jawa Tengah, menjamin ketersediaan komoditas pangan berupa sembako karena pasokan lancar dan melimpah.

Kabid Perdagangan Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Dindagkop UKM) Kota Pekalongan, Sri Haryati di Pekalongan, Jumat, mengatakan dengan ketersediaan komoditas yang melimpah maka harga kebutuhan sembako maupun sayuran cenderung stabil.

“Meski kondisi cuaca ekstrem dan pandemi yang belum berakhir, tidak mempengaruhi pasokan komoditas pangan ke daerah ini. Distribusi komoditas tetap lancar dan melimpah sehingga kami menjamin ketersediaan komoditas masih aman hingga beberapa hari ke depan,” katanya.

Ia mengatakan saat ini stok beras masih sebanyak 290.500 ton, demikian pula gula pasir, tepung terigu, minyak goreng, daging sapi, daging ayam ras, telur, bawang merah dan bawang putih masih cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Stok beras sebanyak 290.500 ton. Untuk beras memang Kota Pekalongan bukan daerah produsen sehingga disuplai dari sejumlah daerah di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat,” katanya.

Untuk stok gula pasir sebanyak 200.850 ton yang dipasok dari 50 distributor daerah setempat, Semarang, dan Cirebon.

Kemudian komoditi kedelai dan cabai yang kini mengalami kenaikan masih dipasok dari Jember, Banyuwangi, dan beberapa wilayah di Jateng.

“Selanjutnya, untuk bawang merah dan bawang putih masih mencukupi kebutuhan hingga tiga bulan ke depan.

Hingga saat ini, tidak ada kendala untuk pendistribusian bahan pokok meski ada beberapa wilayah yang tergenang banjir,” katanya.

Ia mengatakan untuk harga cabai rawit merah mengalami kenaikan cukup tinggi yakni Rp10 ribu per kilogram dari harga normal.

“Penyebab kenaikan harga cabai ini karena pengaruh cuaca. Akan tetapi, untuk stoknya masih mencukupi,” katanya. (Ant)

Lihat juga...