Konsumsi Sayur dan Ikan Segar, Alternatif Jaga Kesehatan Tubuh

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

LAMPUNG – Konsumsi makanan bernutrisi secara rutin berpotensi menjaga kesehatan tubuh saat pandemi Covid-19.

Samsu Rizal, Kepala UPT Puskesmas Rawat Inap Ketapang, Lampung Selatan, menyebut, sayur dan ikan masuk daftar makanan sehat. Pemilihan sayuran dan ikan segar, pengolahan tepat akan memberi efek positif bagi daya tahan fisik.

Memasuki musim penghujan, Samsu Rizal bilang daya tahan tubuh rentan menurun. Pola pengolahan sayuran dan ikan wajib memperhatikan nutrisi sesuai piramida 4 sehat 5 sempurna.

Melalui peran petugas promosi kesehatan (Promkes), konsumsi makanan sehat terus digencarkan. Kolaborasi dengan pemerintah desa dalam penyiapan kampung swasembada pangan mendorong pasokan sayuran dan ikan.

Dicanangkannya Kampung Tangguh Ruwa Jurai sebut Samsu Rizal berfungsi menyediakan sayuran dan ikan sehat. Sejumlah sayuran bisa diperoleh melalui penanaman sistem organik.

Pasokan kebutuhan nutrisi berbahan ikan bisa diperoleh dengan ikan air tawar, ikan laut. Nutrisi bergizi dari sayuran sebutnya meliputi zat besi, magnesium dan zat gizi lain yang berguna untuk tubuh.

“Proses pematangan sayuran dan ikan juga harus memperhatikan aspek kesehatan dengan cara agar tidak terlalu matang karena akan mengurangi nilai gizi, akan lebih baik jika pengolahan sayuran dan ikan memakai teknik steam atau perebusan,” terang Samsu Rizal saat dikonfirmasi Cendana News, Jumat (5/3/2021).

Sayuran dan ikan segar sebut Samsu Rizal tepat dijadikan menu wajib dalam konsumsi keluarga. Peran ibu rumah tangga dalam penjadwalan menu keluarga penting dilakukan.

Selain sayuran segar dan ikan, penambahan buah, telur dan susu wajib disiapkan. Penyediaan pola makan sehat saat musim penghujan, masa pandemi tidak lepas dari piramida makanan sehat.

Berbagai jenis sayuran hijau yang bisa diperoleh sederhana sebutnya cukup bervariasi. Warga bisa melakukan penanaman kangkung, sawi, bayam dengan sistem organik.

Penanaman sayuran untuk bahan nutrisi keluarga lebih terjamin. Terlebih pola penanaman tanpa bahan kimia akan menjamin sayuran hijau tersedia dalam kondisi sehat.

“Daya tahan tubuh bersumber dari makanan sehat menjadi cara untuk melawan virus flu, juga Covid-19,” bebernya.

Jarnah, penyedia menu makanan olahan ikan menyebut menyediakan lauk yang diolah tradisional. Hindari penggunaan minyak berimbas pada lemak ia memilih mengolah ikan dengan cara pemepesan.

Pedagang makanan penyedia menu olahan pepes ikan kembung, Jarnah, ditemui di Jalan Lintas Sumatera KM 1 Bakauheni, Lampung Selatan, Jumat (5/3/2021) – Foto: Henk Widi

Pemepesan dilakukan memakai daun pisang lalu dikukus. Langkah itu dilakukan agar bisa menjaga nutrisi yang terkandung dalam ikan. Selain ikan ia juga menyediakan menu sayuran menyehatkan.

Kristina, salah satu penyuka sayuran dan ikan menyebut, pengolahan jadi cara penting mendapat gizi yang baik. Ia kerap meminta sayuran diolah dengan cara direbus dan ikan dengan cara dipindang.

Nilai gizi yang baik pada olahan ikan dan sayuran sebutnya akan sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh.

Saat musim penghujan dengan daya tahan tubuh menurun bisa ditingkatkan dengan konsumsi sayur dan ikan.

Lihat juga...