Koperasi di DCML Trirenggo Buka Akses Pinjaman Kredit Mikro

Editor: Makmun Hidayat

YOGYAKARTA — Koperasi Gemah Ripah yang merupakan koperasi binaan Yayasan Damandiri di Desa Cerdas Mandiri Lestari (DCML) Trirenggo Bantul berupaya membantu warga terdampak Covid-19 dengan memberikan pinjaman kredit mikro selama kurun waktu beberapa bulan terakhir. 

Lewat unit usaha Modal Kita, pinjaman kredit mikro ini diberikan selama pandemi guna mendorong warga terdampak Covid-19 dalam memulai dan menjalankan usaha baru, sehingga diharapkan bisa menjadi sumber penghasilan bagi mereka.

Tak seperti program pinjaman modal usaha yang telah dijalankan sebelumnya, kredit mikro selama pamdemi ini diberikan dengan sistem agunan. Dimana setiap nasabah wajib menyertakan jaminan seperti surat berharga untuk bisa mendapatkan pinjaman modal usaha dengan besaran minimal Rp5 juta.

“Kalau pinjaman sebelum-sebelumnya tanpa agunan, maka selama pandemi ini kita buat pinjaman dengan sistem agunan. Agar nasabah bertanggungjawab penuh untuk membayar angsuran bulanan,” ujar Manager Umum Koperasi Gemah Ripah Trirenggo Bantul Ambyah belum lama ini.

Menurut Ambyah, kebijakan pinjaman kredit mikro dengan sistem agunan ini dilakukan sebagai respon Koperasi melihat banyaknya anggota/nasabah yang mengalami kredit macet selama ini. Dimana dari total 1555 anggota, tercatat sekitar 50 persennya kesulitan membayar angsuran setiap bulanannya.

“Selama ini kan pinjaman diberikan tanpa agunan, sehingga kita selaku pihak pengelola menjadi sangat kesulitan ketika harus menagih angsuran. Bahkan tak sedikit nasabah yang menjadikan pandemi Covid-19 ini sebagai alasan. Dari situlah kita berinisiatif untuk mengubah sistem yang ada,” ungkapnya.

Dengan program pinjaman kredit mikro selama pandemi ini, diharapkan unit usaha Modal Kita yang dijalankan Koperasi Gemah Ripah dapat terus berjalan. Pasalnya dari total guliran dana koperasi sebesar Rp2,5 miliar, sekitar 50 persennya atau Rp1,2 miliar harus mandeg atau terhenti akibat persoalan kredit macet.

“Selain untuk membantu warga terdampak pandemi Covid-19, program pinjaman kredit mikro dengan agunan ini juga diharapkan bisa menjadi sumber pemasukan bagi unit usaha Modal Kita. Sehingga unit usaha koperasi ini bisa terus berjalan. Mengingat kita juga memiliki kewajiban untuk membayar angsuran kepada pihak Yayasan,” katanya.

Lihat juga...