Koperasi Mandiri Lestari Sejahtera Targetkan Keanggotaan Capai 2000

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

CILACAP – Koperasi Mandiri Lestari Sejahtera di Desa Cerdas Mandiri Lestari (DCML) Madura, Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap, menargetkan keanggotaan koperasi tahun ini mencapai 2000 kepala keluarga (KK).

Selain sebagai upaya memasyarakatkan koperasi, juga banyak keuntungan yang diperoleh masyarakat jika tergabung menjadi anggota.

Ketua Koperasi Mandiri Lestari Sejahtera, Puji Heri Santoso mengatakan, untuk dua bulan pertama di tahun ini, kemarin ada penambaham anggota 7 orang. Dan ia optimis, meskipun di tengah situasi pandemi Covid-19, target keanggotaan akan tercapai.

Ketua Koperasi Mandiri Lestari Sejahtera, Puji Heri Santoso, dijumpai di kantornya, Kamis (4/3/2021). Foto: Hermiana E. Effendi

“Anggota kita sekarang sudah sekitar 1.500 KK, sehingga penambahannya untuk memenuhi target tidak terlalu banyak. Namun, memang perlu kerja keras untuk meyakinkan masyarakat supaya mau bergabung dengan koperasi kita,” tuturnya, Kamis (4/2/2021).

Heri menambahkan, banyak sekali manfaat yang diperoleh dengan bergabung menjadi anggota koperasi. Ia mencontohkan, baru-baru ini pihak Yayasan Damandiri melalui koperasi memfasilitasi pemberian Bantuan Bagi Pelaku Usaha Mikro (BPUM) dari pemerintah pusat untuk para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Desa Madura.

“Kemarin ada 204 pelaku UMKM di sini yang kita fasilitasi atau kita data dan ajukan untuk mendapatkan bantuan BPUM, dan pastinya kita prioritaskan yang merupakan anggota koperasi. Itulah salah satu manfaat menjadi anggota koperasi, bisa mendapatkan berbagai bantuan,” katanya.

Untuk penambahan anggota baru saat ini, lanjut Heri, tidak harus mengajukan pinjaman, sebab untuk penyaluran kredit Modal Kita masih ada beberapa kendala, karena masih adanya nasabah yang pembayaran angsurannya macet.

“Jadi penambahan anggota koperasi saat ini, bisa dibilang kesadarannya lebih besar akan manfaat berkoperasi, karena mereka tidak secara otomatis mendapatkan pinjaman modal, tetapi sebaliknya kewajiban anggota tetap harus dipenuhi, yaitu membayar iuran wajib setiap bulannya. Selama ini biasanya pola pikir yang terbangun, mau menjadi anggota koperasi karena akan mendapatkan pinjaman,” terangnya.

Persyaratan untuk menjadi anggota koperasi juga mudah, hanya perlu menyerahkan fotokopi kartu keluarga dan KTP. Setelah itu membayar simpanan pokok Rp 25.000 yang dibayarkan hanya sekali, yaitu saat masuk menjadi anggota. Selanjutnya, anggota hanya perlu membayar simpanan wajib yang besarnya hanya Rp 5.000 per bulan.

Heri mengakui, saat ini masih banyak angsuran yang belum terbayarkan oleh anggota. Pihaknya menempuh jalan untuk melakukan restrukturisasi pinjaman, tetapi langkah tersebut juga tidak selamanya mulus, masih tetap saja ada anggota yang menunggak pembayaran angsuran.

Sementara itu, salah satu anggota koperasi, Aan Darwati mengatakan, ia sudah merasakan banyak manfaat menjadi anggota koperasi binaan Yayasan Damandiri tersebut. Selain mendapatkan bantuan pinjaman modal usaha, ia juga mendapatkan pendampingan dalam mengelola usahanya.

“Petugas koperasi rutin mengunjungi saya dan memberikan banyak masukan,” pungkasnya.

Lihat juga...