KUD Kartini Mandiri Lestari Pamijahan Dorong Warga Budi Daya Porang

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BOGOR – KUD Kartini Mandiri Lestari yang merupakan koperasi binaan Yayasan Damandiri, berupaya mendorong warga di Desa Cerdas Mandiri Lestari (DCML) Pamijahan, Bogor, Jawa Barat, untuk mulai menggerakkan sektor pertanian guna mewujudkan kemandirian pangan desa.

Salah satunya adalah dengan membudidayakan umbi porang di lahan-lahan pertanian maupun pekarangan rumah masing-masing.

Porang atau juga biasa disebut iles-iles ini dipilih karena dinilai merupakan salah satu komoditas pangan strategis yang tengah naik daun dan menjadi primadona saat ini.

Selain menjadi sumber makanan alternatif, porang juga merupakan produk komoditas ekspor unggulan ke sejumlah negara maju seperti Jepang, Tiongkok, Vietnam hingga Thailand.

Mudah dibudidayakan, porang memiliki nilai jual cukup tinggi. Yakni berkisar antara Rp11 ribu-Rp15 ribu per kilogramnya. Tak hanya dimanfaatkan sebagai bahan baku utama industri pangan, porang juga kerap dimanfaatkan sebagai bahan campuran bermacam produk kue, es krim, permen, jeli, sirup, hingga selai.

Bahkan porang juga menjadi bahan pembuatan industri kimia dan farmasi. Antara lain sebagai bahan pengikat dan pengisi tablet, bahan pelapis hingga bahan perekat lem atau cat tembok.

Termasuk juga pemanfaatan di industri tekstil seperti pelapis kedap air, penguat tenunan, hingga bahan pembuatan kertas berkualitas tinggi.

“Dengan potensi yang luar biasa itulah kita ingin masyarakat di Desa Pamijahan bisa membudidayakan porang. Selain bisa menjadi sumber cadangan makanan alternatif, porang juga bisa dijual untuk memberikan pemasukan dan meningkatkan kesejahteraan warga desa,” kata Manajer Umum KUD Kartini Mandiri Lestari Pamijahan, Bogor, Hamidah, Senin (29/3/2021).

Hamidah mengaku, akan memanfaatkan 11 Kelompok Wanita Tani (KWT) yang tersebar di sebanyak 8 wilayah RW, di Desa Pamijahan Bogor guna memulai menjalankan upaya tersebut. Yakni dengan menggandeng puluhan warga yang umumnya ibu-ibu rumah tangga.

“Kita akan mulai dari KWT. Kita gerakkan ibu-ibu rumah tangga di tiap RW untuk menanam porang di lahan pekarangan rumah masing-masing. Jika upaya ini berhasil maka tentu diharapkan akan bisa diikuti warga lainnya,” katanya.

Selama ini, Yayasan Damandiri melalui KUD Kartini Mandiri Lestari sendiri, telah rutin menggelar berbagai pelatihan kepada masyarakat bekerjasama dengan berbagai pihak.

Sejumlah pelatihan seperti pemanfaatan pekarangan rumah, pengolahan sampah rumah tangga, pembuatan pupuk organik, hingga budi daya ikan diberikan guna menambah pengetahuan dan keterampilan warga desa, agar kesejahteraan mereka semakin meningkat.

Lihat juga...