Lomba Mancing Dongkrak Omzet Usaha Kolam Pemancingan

Editor: Koko Triarko

BANDUNG – Berkat kompetisi memancing yang dihelat setiap akhir pekan, kolam pemancingan ikan Siliwangi di Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, kini selalu ramai. Bahkan, ramainya tidak saja terjadi di akhir pekan, atau saat perlombaan berlangsung, namun di hari-hari biasa pun kolam pemancingan itu menjadi lokasi yang paling diburu para pemancing.

Sutrisna, pemilik usaha kolam ikan Siliwangi mengungkapkan, bahwa kompetisi memancing setiap akhir pekan ini sudah dimulai sejak dua tahun lalu, dan sampai sekarang masih berlangsung rutin tiap hari Minggu.

“Jadi, orang tidak hanya cari ikan, tapi juga cari hadiahnya. Alhamdulillah, sekarang makin banyak yang datang dan makin banyak juga yang ikut lomba,” kata Sutrisna, saat ditemui Cendana News di kolam miliknya.

Suasana kompetisi mancing di kolam pemancingan Siliwangi di Baleendah, Kabupaten Bandung, Minggu (14/3/2021). –Foto: Amar Faizal Haidar

Sutrisna menjelaskan, bahwa pemenang lomba dihitung dari banyaknya jumlah ikan yang didapat. Para pemancing diberikan waktu memancing selama empat jam, mulai dari pukul 09.00 hingga 13.00 WIB.

“Biaya pendaftaran lomba Rp50.000, hadiahnya untuk juara pertama sebesar Rp750.000 dan untuk juara ke dua Rp500.000. Maksimal peserta 50 orang,” ungkap Sutrisna.

Selanjutnya, kata Sutrisna, ikan-ikan yang berhasil dipancing bisa dibeli oleh para pemancing dengan harga murah. Paling mahal Rp35.000 di atas 3 kilogram dan Rp10.000 untuk 1 kilogramnya.

“Untuk umpannya kita hanya perbolehkan lumut. Selain itu, tidak diperkenankan. Agar merata, tidak ada yang lebih. Kita juga siapkan lumutnya,” tukas Sutrisna.

Sutrisna menyatakan, dari hasil kompetisi memancing, ia bisa meraup keuntungan bersih sebesar Rp1 juta. Dan, kolam ikan miliknya seluas 100 tumbak (1 tumbak 12 meterpersegi), seminggu sekali ditebar bibit ikan yang baru.

Sementara itu, Dedet, salah seorang pemancing, mengaku telah beberapa kali mengikuti lomba mancing di tempat itu. Sayangnya, ia belum pernah sekali pun memenangkan perlombaan.

“Sebetulnya ngga terlalu sulit mancingnya, cuma memang yang lain lebih hebat, jadi ya belum saatnya saja menang,” kata Dedet.

Dedet menilai, tidak rugi ikut lomba mancing meski kalah. Pasalnya, selain menjadi hiburan yang menyenangkan, ikan yang didapat juga lumayan banyak dan bisa dibawa pulang ke rumah.

“Ga rugilah ikut lomba. Bayar Rp50.000 dapat ikan bisa banyak juga. Ya, apalagi kalau bisa menang, jauh lebih mantap. Tapi, yang terpenting kan ini untuk hiburan,” pungkasnya.

Lihat juga...