Mobil Dinas Dokter Spesialis di RSUD Nagan Raya, Ditarik

SUKA MAKMUE – Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Iskandar Muda Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, secara mendadak menarik semua mobil dinas yang selama ini digunakan oleh sejumlah dokter spesialis yang selama ini bertugas di rumah sakit milik pemerintah daerah setempat itu.

“Saya tidak tahu persis mengapa kendaraan dinas ini ditarik, karena diminta, makanya saya kembalikan saja,” kata Edi Hidayat, seorang tenaga dokter spesialis di RSUD Nagan Raya, Senin (29/3/2021).

Meski sudah mengembalikan kendaraan dinas tersebut kepada pihak manajemen rumah sakitr, Edi mengaku tidak mengetahui penyebab pasti penarikan kendaraan roda empat tersebut. Penarikan tersebut dialami oleh sejumlah dokter spesialis yang bertugas di RSUD Nagan Raya.

Sementara itu, Ketua Komite Medik RSUD Sultan Iskandar Muda Nagan Raya, dr. Nasrul Spesialis Obgyn, mengatakan bila kendaraan pelat merah masih digunakan oleh dokter spesialis, harusnya kendaraan dinas tersebut tidak ditarik.

“Harusnya kalau masih dipakai tidak perlu ditarik, dikasih saja (sebagai operasional),” katanya.

Di sisi lain, ia juga mengakui adanya penarikan kendaraan dinas oleh manajemen rumah sakit setempat, khusus kendaraan dinas pelat hitam yang selama ini disewa oleh pihak rumah sakit guna diberikan sebagai operasional dokter, dan bukan untuk kendaraan pelat merah (mobil dinas).

“Kalau kendaraan dinas pelat hitam ditarik saya setuju, karena untuk menghemat biaya operasional rumah sakit,” katanya.

Namun terhadap penarikan kendaraan dinas pelat merah (milik pemerintah) seperti yang digunakan oleh dokter spesialis, kata Nasrul, ia menyarankan bila masih dipakai sebaiknya tetap digunakan oleh dokter yang bertugas.

Tetapi, jika kendaraan dinas pelat merah tersebut tidak lagi dipakai, ia menyarankan agar digunakan sebagai operasional tenaga dokter spesialis yang baru bertugas di rumah sakit setempat atau dokter PPDS.

“Kalau dirasa perlu dipakai saja, dikasih aja ke dokter spesialis atau dokter PPDS. Dikasih ke mereka daya gunanya, supaya digunakan untuk dinas bukan nondinas,” kata Nasrul.

Direktur RSUD Sultan Iskandar Muda Kabupaten Nagan Raya Aceh, drg. Doni Asrin yang dikonfirmasi terpisah mengatakan, dirinya tidak mengetahui secara pasti penarikan kendaraan dinas kepada sejumlah dokter spesialis. (Ant)

Lihat juga...