Monstera Variegata, si Belang Harga Selangit

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

SEMARANG — Tren berkebun di tengah pandemi covid-19, terus berkembang. Tidak terkecuali pada penggemar tanaman hias. Di satu sisi, di antara beragam pilihan tanaman hias, jenis variegata menjadi primadona. Harganya pun bervariatif, dari kisaran ratusan ribu hingga puluhan juta rupiah. Khususnya monstera variegata.

“Per daun untuk monstera variegata, kita hargai sekitar 3-5 juta. Kalau ukuran cukup besar dengan 5-6 daun, biasanya kita jual Rp20 juta,” papar pedagang tanaman hias, Jojo saat ditemui di Semarang, Selasa (23/3/2021).

Dijelaskan, variegata merupakan mutasi genetik satu bagian atau lebih tanaman, yang menyebabkan perbedaan warna dengan warna aslinya.

Variegata diekspresikan dalam bentuk bagian tanaman, berupa belang atau bercak warna yang berbeda, dengan warna aslinya. Ada banyak warna, mulai kuning hingga merah, namun paling umum, warna putih.

Hal senada juga disampaikan pedagang tanaman hias lainnya, Supriyadi.

“Sebenarnya kalau jenis variegata ini sudah ada sejak 2015 lau, namun waktu itu memang permintaan, tanaman jenis ini biasa-biasa saja. Namun semenjak corona, banyak orang mulai berkebun, permintaan tanaman hias, khususnya jenis variegata meningkat,” paparnya, saat ditemui di sela berjualan di lapak miliknya di kawasan Tembalang Semarang.

Booming tanaman variegata ini pun diiringi dengan kenaikan harga yang fantastis. Bahkan harganya, bisa berkali lipat dibandingkan dengan tanaman yang sama, namun non variegata.

“Misalnya karet kebo ini, kalau yang biasa, warna daunnya hijau, harga sekitar Rp50 ribu per pohon. Namun kalau karet kebo variegata, dengan daun kombinasi hijau putih, harganya Rp250 ribu. Tidak boleh kurang,” lanjutnya.

Hal yang sama juga berlaku untuk tanaman lainnya, bahkan ada yang harganya mencapai puluhan juta.

“Paling mahal sekarang ini, tanaman monstera variegata bisa puluhan juta tapi kalau ini saya tidak punya barangnya,” tambahnya.

Warna variegata pada umumnya yaitu kuning, putih, merah muda dan coraknya tidak beraturan. Namun ada juga variegata yang coraknya beraturan, bahkan bisa terjadi pada seluruh bagian sehingga tampilan warnanya hanya kuning, putih, atau merah muda saja.

Dirinya menuturkan, tanaman variegata bisa terbentuk secara alami. Namun ada juga yang dibuat, dengan cara menambahkan hormon tertentu kepada tanaman, sehingga terjadi mutasi gen, yang berujung pada perubahan warna asli.

Di dalam dunia tanaman hias, tanaman variegata mempunyai nilai lebih jika dibandingkan dengan tanaman yang memiliki warna biasa.

“Hal ini karena corak dari variegata yang memiliki daya tarik lebih dan langka, karena di luar kewajaran tanaman pada umumnya,” pungkasnya.

Lihat juga...