Murid TK dan PAUD di Sikka Jalani Pembelajaran Tatap Muka

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

MAUMERE – Para murid Taman Kanak-Kanak (TK) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) sudah menyelenggarakan pembelajaran tatap muka di kelas namun dilakukan secara terbatas.

“Kami sudah laksanakan pembelajara tatap muka tetapi denga sistem shift,” kata Remigius Nong, pendiri sekaligus Kepala Sekolah PAUD Restorasi di Patisomba, Kelurahan Wuring, Kabupaten Sikka, NTT saat ditemui di rumahnya di Patisomba, Kamis (11/3/2021).

Remi sapaannya mengatakan, dengan jumlah murid sebanyak 72 orang yang terdiri atas dua kelas, pihaknya sejak tanggal 1 Maret 2021 mulai menyelenggarakan pembelajaran tatap muka di kelas.

Dia mengatakan, setiap kelas yang terdiri atas 36 murid dibagi waktu pembelajarannya, di mana Kelas A melaksanakan pembelajaran tatap muka hari Senin, Rabu dan Jumat. Sementara Kelas B hari Selasa, Kamis dan Sabtu.

“Dalam satu kelas pun pembelajarannya dibagi menjadi dua kelompok lagi sehingga dalam satu ruang kelas jumlah murid hanya sekitar 18 orang saja,” ungkapnya.

Remi mengatakan, pihaknya tetap menerapkan protokol kesehatan seperti cuci tangan, menganjurkan anak memakai masker serta menjaga jarak dalam kegiatan pembelajaran tatap muka.

Ia mengakui, sejak diliburkan akibat pandemi Corona, sekolahnya tetap melaksanakan pembelajaran di rumah orang tua murid dengan jumlah anak yang terbatas.

“Sejak pandemi Corona merebak kami melaksanakan pembelajaran di luar ruangan dengan mendatangi murid. Satu kelompok belajar paling hanya diikuti beberapa murid dalam satu kompleks rumah,” ungkapnya.

Sementara itu, Guru TK Pembina Negeri Maumere, Katarina Siena, mengatakan, sekolahnya juga telah menyelenggarakan pembelajaran tatap muka terbatas di kelas dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Lihat juga...