NGOH Bekasi Ajak Warga Donasi Pohon

Editor: Koko Triarko

BEKASI – Peduli lingkungan terus digaungkan NGOH Bekasi. Kali ini bentuk kepedulian, mereka mengajak warga untuk donasi pohon untuk ditanam di bantaran kali atau daerah aliran sungai (DAS) Rawa Gedong, Kampung Rawa Lele, Desa Wanajaya Cibitung, Kabupaten Bekasi.

Menjaga lingkungan agar tetap lestari perlu terus digaungkan, untuk membangun kesadaran kepada warga, terutama yang tinggal di sekitar bantaran kali.

“Upaya ini untuk menjadikan bantaran kali sebagai benteng oksigen di Bekasi. Donasi pohon akan ditanam oleh NGOH Bekasi,”kata Wangky Saputra,  Ketua NGOH Bekasi, kepada Cendana News, Rabu (17/3/2021).

Dikatakan, giat tersebut bentuk kepedulian terhadap lingkungan, sehingga mampu menimbulkan kepedulian warga terkait kondisi lingkungan, terutama bantaran kali yang mulai longsor dan sebagian ada yang tertutup pohon.

Menurutnya, kegiatan sementara baru dipusatkan di bantaran Kali Gedong, wilayah Wanajaya. Dimulai dengan melakukan pembersihan bantaran kali melibatkan NGOH Bekasi, bersama warga yang mau bergotong royong.

“Hari Minggu ini diawali dengan pembersihan bantaran kali, selain membersihkan sampah. Juga membuka saluran yang tertutup oleh pohon, karena saluran Kali Gedong banyak titik tersumbat,”papar Bang Ranggi, sapaan akrabnya.

Ia juga menyebut, bahwa aksi tanam pohon dan pembersihan sudah ada pemberitahuan ke Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi. Tapi, diakuinya belum ada petunjuk soal pohon dan lainnya.

“Sampai sekarang, baru terkumpul 70 pohon, seperti pucuk merah, mahoni dan lainnya. Untuk jenis pohon sebenarnya tidak dibatasi, tapi jika pohon produktif biasanya setelah ditanam hilang diambil orang,”paparnya, mengakui NGOH Bekasi membutuhkan banyak pohon untuk bantaran Kali Bekasi.

Diketahui, aliran DAS Rawa Gedong, di desa Wanajaya, Cibitung dilalui oleh Perum Telaga Murni, Perum Metland Cibitung, Perum Kirana. Lokasi tersebut kerap dilanda banjir akibat luapan kali.

Iqbal, anggota KPA Ranting, menambahkan bahwa pembersihan bantara kali Gedong dilakukan sepanjang satu kilometer. Karena pembersihan banyak rumput dan pohon liar, yang mengganggu aliran kali.

“Upaya itu sebenarnya sebagai upaya kepedulian dari kami pencinta alam. Kami hanya peduli lingkungan, agar ke depan di wilayah Wanajaya tidak lagi terjadi banjir akibat luapan kali,” harapannya.

Iqbal mengajak semua pihak untuk menjaga ekosistem dan habitat alam, dengan menanam pohon dan tidak membuang sampah ke kali. “Satu pohon sejuta manfaat, kita jaga alam, alam jaga kita,” pesannya, mengajak warga berdonasi pohon.

Lihat juga...