Nikmatnya Abon Lele Khas Purbalingga yang Dimasak Tanpa Penyedap Rasa

Editor: Mahadeva

PURBALINGGA – Lele ternyata tidak hanya nikmat dijadikan hidangan dengan digoreng ataupun di buat pecak lele. Namun, ikan lele bisa diolah menjadi abon, dengan rasa yang tidak kalah lezat dan gurih bila dibandingkan dengan abon sapi.

Peluang bisnis abon lele, sudah lama dimanfaatkan oleh masyarakat Kabupaten Purbalingga. Dan beberapa produk abon lele dari kabupaten tersebut sudah dikenal luas, dan menjadi salah satu oleh-oleh khas dari Kota Perwira tersebut.

“Kalau beli abon lele, yang enak dan lengkap, ya di Purbalingga, pilihannya banyak dan rasanya juga enak. Menurut penjualnya, hampir semua produk abon lele Purbalingga itu diolah tanpa menggunakan penyedap rasa, jadi lebih diperbanyak bumbunya dan rasa juga lebih terjaga,” kata salah satu konsumen setia abon lele asal Banyumas, Vivin, Sabtu (20/3/2021).

Meskipun tanpa penyedap rasa dan tanpa pengawet, abon lele bisa bertahan hingga sebulan, asalkan cara penyimpanannya benar, yaitu dengan ditutup rapat-rapat. Vivin mengaku selalu menyempatkan diri membeli abon lele, jika berkunjung ke Purbalingga. Sebab, abon lele bisa disimpan sebagai lauk makan untuk jangka waktu yang lama.

Konsumen abon lele, Vivin di Purbalingga, Sabtu (20/3/2021) (FOTO : Hermiana E.Effendi).

“Abon itu disukai semua kalangan, termasuk anak-anak juga sangat suka abon, jadi selalu ada persediaan abon di rumah. Dan sejak ada abon lele ini, saya lebih pilih abon lele, lebih murah dan nikmatnya tidak kalah dengan abon sapi,” tuturnya.

Di Kabupaten Purbalingga, penjual abon lele sudah cukup banyak. Produksi abon lele tidak hanya dari kalangan industri, tetapi para ibu-ibu rumah tangga di desa, juga sudah banyak yang memproduksinya. Mereka tergabung dalam kelompok-kelompok dan memproduksi bersama. Meski saat ini  penjualannya masih di pasar lokal Purbalingga saja.

Salah satu pembuat abon lele, Kruspiyati mengatakan, dalam satu minggu bisa memproduksi abon lele dikisaran 30 kilogram. Proses pembuatannya cukup mudah. Pertama lele dibersihkan, dibuang isi perutnya, kemudian dicuci dan diberi kucuran jeruk nipis untuk menghilangkan bau anyir. Setelah itu lele dikukus dengan disertai daun jeruk.

Untuk bumbu, abon lele disiapkan mulai dari bawang merah, bawang putih, cabai, jahe, kunyit, kemiri, lengkuas, ketumbar dan lada, yang semuanya dihaluskan menjadi satu. Sebagai tambahan, supaya aroma masakan keluar, juga diberi serai, daun jeruk, serta daun salam.

“Setelah lele dikukus, kemudian bagian duri dan kepala kita pisahkan, hanya diambil dagingnya kemudian dihancurkan. Bumbu yang dihaluskan kemudian ditumis dengan sedikit minyak, jika sudah harum baru daging lele yang sudah lembut kita masukan dan ditumis hingga berwarna kecoklatan, jangan lupa masukan juga daun salam, serai dan daun jeruk,” jelasnya.

Setelah matang, abon tersebut ditiriskan sebentar, untuk membuang sisa minyak dan baru siap untuk disantap.

Lihat juga...