Pantai Paloh di Sambas Jadi kawasan Konservasi Perairan Daerah

PONTIANAK – Pantai Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, akhirnya ditetapkan sebagai Kawasan Konservasi Perairan Daerah (KKPD), sehingga pemerintah setempat berkomitmen ikut menjaga lingkungan sekitar pantai tersebut.

“KKPD Paloh ditandai dengan dikeluarkannya Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan No. 31 tahun 2020 tentang Pengelolaan Kawasan Konservasi, serta Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor KP No.93/2020 tanggal 20 September 2020 untuk memperkuat Peraturan Daerah No.1/2019, tentang rencana zonasi wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil Kalbar,” ujar Camat Paloh Sofiandi, saat dihubungi di Sambas, Selasa (30/3/2021).

Ia menambahkan, dengan ditetapkannya Paloh sebagai KKPD, pihaknya berkomitmen meningkatkan peran aktif masyarakat dalam mencegah perusakan lingkungan.

“Bahkan kita juga berkomitmen untuk mencegah perburuan satwa dilindungi. Tugas bersama pemerintah, masyarakat dan pihak lainnya untuk itu semua,” katanya.

Ia menjelaskan, bahwa semua harus bijak dalam memahami satwa-satwa dilindungi dan adanya pelaku yang diamankan oleh yang berwajib menjadi pembelajaran bagi semua, sehingga perlunya peran aktif dari instansi terkait untuk menyampaikan semuanya mengenai satwa yang dilindungi, agar masyarakat lebih paham.

“Ke depan, kami upayakan bersama wilayah kita menjadi tujuan wisata. Kami mulai dengan menjaga dan merawat satwa-satwa yang ada. Permasalahan saat ini adalah terkait dengan jalan dan jembatan. Namun, saya yakin ke depan akses ke wilayah kita akan lebih baik dan Kecamatan Paloh akan menjadi salah satu tujuan wisata. Saat itu telah berjalan dan terkelola dengan baik, maka kita semua yang akan merasakan hasilnya,” katanya.

Lihat juga...