Pasaman Produksi 54.503,97 Ton Ikan Air Tawar

Ikan -Dok: CDN

LUBUK SIKAPING – Dinas Perikanan Kabupaten Pasaman, Sumatra Barat, mencatat produksi ikan air tawar sebanyak 54.503,97 ton pada 2020.

“Kabupaten Pasaman memiliki 12 kecamatan, dan semuanya memiliki kolam ikan air tawar sebagai usaha masyarakat,” kata Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pasaman, M Dwi Richie, di Lubuk Sikaping, Rabu (24/3/2021).

Ia menyebutkan, produksi ikan itu antara lain jenis ikan mas sebanyak 27.754,82 ton, ikan nila 18.236,67 ton, gurami 217,85 ton. Selanjutnya jenis ikan Lele 7.659,98 ton dan lainnya 634,65 ton sehingga total keseluruhan mencapai 54.503,97 ton.

Ia menguraikan, produksi ikan air tawar itu, yakni Kecamatan Tigo Nagari memproduksi 128,52 ton, Kecamatan Simpang Alahan Mati 22,61 ton, Kecamatan Bonjol 97,85 ton.

Kecamatan Lubuk Sikaping 53,95 ton, Kecamatan Panti sebanyak 11.453,82 ton, Kecamatan Duo Koto 31,88 ton, Kecamatan Padang Gelugur 13.520,27 ton.

Kemudian Kecamatan Rao Selatan 16.006,49 ton, Kecamatan Rao 12.758,96 ton, Kecamatan Rao Utara 366,64 ton, Kecamatan Mapat Tunggul 35,89 ton, dan Kecamatan Mapat Tunggul Selatan 27,08 ton.

Sementara luas areal kolam perikanan pada 2020 di 12 kecamatan itu mencapai 4.467 hektare.

Untuk meningkatkan produksi ikan, Dinas Perikanan Kabupaten Pasaman terus mendorong pembudidaya ikan untuk terus melakukan inovasi. Kegiatan yang sedang digalakkan adalah program satu kolam satu rumah, sistem pengelolaan budidaya perikanan terintegrasi, dan pelepasan sejuta ikan tanpa risiko.

Guna meningkatkan pengetahuan petani pembudidaya terkait perikanan, pihaknya juga mengembangkan warung teknologi informasi perikanan budidaya, sistem informasi perikanan budi daya, dan lainnya. (Ant)

Lihat juga...