Pemprov Kaltim Perpanjang PPKM Mikro Hingga 5 April

Gubernur Kaltim, Isran Noor - Foto Ant

SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (kALTIM), kembali memperpanjang pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro (PPKM Mikro), hingga 5 April 2021.

kebijakan pembatasan kegiatan berskala kecil tersebut telah selesai pada 22 Maret 2021, sesuai dengan Instruksi Gubernur Kalimantan Timur No.2/2021. Kebijakan tersebut diperpanjang, untuk terus menekan sebaran angka positif COVID-19.

Gubernur Kalimantan Timur, Isran Noor memperpanjang kebijakan PPKM Mikro, melalui Instruksi Gubernur No.4/2021, yang ditandatangani 22 Maret 2021. PPKM Mikro akan berlanjut hingga 5 April 2021. “Saya sangat bahagia karena kasus Covid-19 terus menurun,” kata Isran Noor, Minggu (28/3/2021).

Gubernur Isran menyebut, penerapan PPKM Mikro cukup efektif untuk menekan penyebaran virus corona. Selain Pemprov Kaltim, juga terus melaksanakan program vaksinasi COVID-19. “Kebijakan PPKM Mikro tersebut mulai diberlakukan sejak 9 -22 Maret 2021, dan faktanya kebijakan tersebut membawa dampak positif yakni persentase kesembuhan terus meningkat hingga mencapai 92,2 persen,” katanya.

Gubernur berharap, dengan PPKM Mikro kepedulian masyarakat semakin meningkat. Sehingga sebaran COVID-19 bisa terus ditekan, sementara pasien sembuh dan selesai isolasi mandiri terus bertambah. Pada Minggu (28/3/2021), dimana kasus positif bertambah 164 orang. Sedangkan kasus sembuh dan selesai isolasi bertambah 366 orang. Jumlah sembuh lebih tinggi dari kasus positif.

Kepala Pelaksana BPBD Kaltim, Yudha Pranoto melaporkan, pihaknya telah melakukan pendistribusian alat pelindung diri (APD) kepada Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Berau. “Kami juga melaporkan bahwa Satgas Penanganan COVID-19 Kota Samarinda melakukan pendistribusian APD ke Kecamatan Samarinda Utara di Kelurahan Lempake dan Sempaja Selatan,” katanya. (Ant)

Lihat juga...