Penambahan Kasus Virus Corona di Jakarta Sebanyak 2.008

JAKARTA — Penambahan kasus positif Corona Virus Desease 2019 (COVID-19) baru di Jakarta pada Kamis (4/3) sebanyak 2.008.

Berdasarkan data Pemprov DKI Jakarta di laman corona.jakarta.go.id, Kamis, untuk data kasus baru sebanyak 2.008 kasus positif ini, merupakan hasil dari pemeriksaan usap (swab test PCR) pada Rabu (3/3).

Untuk data tes PCR pada Rabu yang masuk hari Kamis ini, memiliki rincian dilakukan tes pada 15.694 spesimen, di mana dari jumlah tes tersebut, sebanyak 13.340 orang adalah yang baru dites PCR untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 2.008 positif dan 11.332 negatif.

Dengan penambahan sebanyak 2.008 kasus pada hari Kamis ini, menyebabkan total kumulasi kasus positif saat ini adalah sebanyak 345.816 kasus, dari jumlah sebelumnya sebanyak 343.808 kasus.

Selama sepekan, penambahan kasus positif harian sebanyak 2.008 kasus pada hari Kamis ini, lebih tinggi dibanding penambahan kasus pada hari Rabu (3/3) sebanyak 1.437 kasus, pada hari Selasa (2/3) sebanyak 578 kasus, pada hari Sabtu (27/2) sebanyak 1.737 kasus, pada hari Jumat (26/2) sebanyak 1.661 kasus, dan pada hari Kamis (25/2) sebanyak 1.581 kasus.

Namun, penambahan kasus positif harian sebanyak 2.008 kasus pada hari Kamis ini, masih lebih rendah dibanding penambahan kasus pada hari Senin (1/2) sebanyak 2.058 kasus, pada hari Minggu (28/2) sebanyak 2.098 kasus, terlebih jika dibandingkan dengan pertambahan pada hari Minggu (7/2) sebanyak 4.213 kasus yang merupakan penambahan tertinggi selama pandemi.

Dari data yang ada, penambahan sebanyak 4.213 kasus pada hari Minggu (7/2) itu juga pemegang rekor dalam kategori temuan kasus hasil tes harian yang dilaporkan (temuan asli), dengan rincian merupakan hasil tes PCR pada hari Sabtu (6/2).

Dari total kasus sebanyak 345.816 kasus pada hari Kamis ini, sebanyak 5.657 di antaranya meninggal dunia setelah adanya tambahan 44 orang meninggal dari angka sebelumnya 5.613 orang. Angka tersebut senilai 1,6 persen (sama seperti sebelumnya) dari jumlah total kumulasi kasus positif.

Sementara itu, penambahan pasien sembuh dari paparan COVID-19 di Jakarta pada hari Kamis tanggal 4 Maret 2021, adalah sebanyak 1.742 orang, yang menyebabkan kumulasi total pasien sembuh naik dari 331.016 orang, menjadi 332.758 orang.

Dengan total pasien sembuh sebanyak 332.758 orang itu, memiliki persentase senilai dengan 96,2 persen (naik dari sebelumnya 96,3 persen) dari jumlah kumulasi total kasus positif COVID-19 saat ini sebanyak 345.816 kasus.

Pertambahan kasus positif COVID-19 sebanyak 2.008 orang hari Kamis ini juga, mempengaruhi jumlah kasus aktif yang masih dirawat atau diisolasi, yang mengalami peningkatan 222 orang dari jumlah sebelumnya 7.179 orang, sehingga menyebabkan total kasus aktif saat ini sebesar 7.401 orang.

Dari jumlah tes, DKI Jakarta mencatat persentase kasus positif berdasarkan jumlah tes atau “positivity rate” COVID-19 selama sepekan terakhir di Jakarta setelah perkembangannya pada hari Kamis ini, tercatat di angka 13,4 persen (naik dari sebelumnya 12,7 persen).

Angka ini sangat jauh di atas batas persentase yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam sepekan untuk satu kawasan, yang mengharuskan persentasenya tidak lebih dari lima persen untuk bisa terkategori kawasan aman.

Adapun persentase kasus positif di Jakarta secara total sejak awal pandemi Bulan Maret 2020 setelah perkembangan pada hari Kamis ini, adalah sebesar 11,1 persen (sama seperti sebelumnya). [Ant]

Lihat juga...