Pilkada Serentak 2020, KPU Nabire Siap Menggelar PSU di 15 Distrik

Ilustrasi - Pilkada serentak 2020 - ANTARA

JAYAPURA – Ketua KPU Nabire, Wihelmus Degey menyatakan, pihaknya siap menggelar Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), sesuai keputusan Mahkamah Konstitusi (MK), Jumat (19/3/2021).

“Memang benar, MK dalam putusannya memutuskan dilakukan PSU di seluruh TPS, yang diawali pemutakhiran data pemilih paling lama 90 hari, sejak dibacakannya putusan,” kata Degey, Sabtu (20/3/2021).

PSU, yang akan dilaksanakan itu akan menggunakan data yang dikeluarkan Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil, dengan data jumlah pemilih atau DP4 yang diserahkan ke KPU per-23 Januari 2020 mencapai 115.141 orang.

Sedangkan data jumlah pemilih pemula, yang diserahkan ke KPU per-18 Juni 2020, tercatat berjumlah 736 orang. “Dan jumlah penduduk secara keseluruhan sebanyak 171.852 orang,” kata Wihelmus Degey.


Ketua KPU Nabire, Wihelmus Degey – foto Ant

Ketua KPU Nabire, yang dihubungi dari Jayapura mengatakan, di pilkada 2020 jumlah pemilih tetap tercatat 178.545 orang, dengan jumlah TPS sebanyak 501 lokasi tersebar di 15 distrik. “Belum dipastikan kapan PSU dilaksanakan, karena KPU Nabire memiliki waktu 90 hari, sesuai keputusan MK serta masih harus melakukan pemutakhiran data pemilih,” sebut Degey.

Pada Senin (22/3/2021) KPU Nabire dijadwalkan akan melakukan rapat internal, yang dilanjutkan bertemu dengan Forkopimda. Pilkada Nabire diikuti tiga pasangan calon bupati dan wakil bupati, yakni Yuvinia Mote-Muhammad Darwis, kemudian Mesak Magai-Ismail Jamaludin dan Pasangan FX Mote-Tabroni Cahya. (Ant)

Lihat juga...